Thursday, 26 October 2017
Lion Air Siap Terbangkan Warga Pekanbaru Menuju Tanah Suci

Maskapi LCC, Lion Air kembali ekspansi ke Timur Tengah dengan membuka penerbangan Umrah dari Pekanbaru (Riau) melalui Bandar Udara Internasional Sultan Syarif Kasim II menuju Jeddah, Arab Saudi dan sebaliknya.

Penerbangan akan dioperasikan satu minggu sekali setiap Kamis dengan jadwal keberangkatan pada pukul 09.35, lalu transit di Trivandrum, India untuk pengisiian bahan bakar pesawat, dan dijadwalkan tiba di Jeddah pada pukul 17.30 waktu setempat (LT).

Presiden Direktur Lion Air Group, Edward Sirait mengatakan, pembukaan rute ini untuk mengakomodasi perjalanan jamaah umrah dari Pekanbaru. Dengan begitu, jamaah tak perlu lagi ke Jakarta terlebih dulu untuk melanjutkan perjalanan ke Tanah Suci.

Saat ini, sambung Edward Sirait, Lion Air juga membuka penerbangan menuju Jeddah ataupun Madinah melalui 10 kota lainnya di Indonesia seperti Banda Aceh, Kualanamu, Batam, Padang, Cengkareng, Bandung, Solo, Surabaya, Balikpapan, dan Ujung Pandang.

"Besar keyakinan kami bahwa dengan adanya fasilitas ini Umat Muslim di Indonesia akan semakin mudah dan nyaman menjalankan Ibadahnya di Tanah Suci, serta dengan dibukanya dari beberapa daerah di Indonesia tentu dapat menciptakan pasar reguler untuk penerbangan Umrah ini”, ujar Edward kembali.

Lion Air akan menggunakan pesawat wide body yaitu Airbus A330-300 dan juga pesawat narrow body terbaru nya yaitu Boeing 737 MAX-8 yang mampu terbang selama 7,5 jam dalam keadaan pesawat penuh," katanya.

Author: Eko Nugroho
GO Ina

Sebagai anak usaha dari Maskapai Sangat Besar, Lion Air dengan PT Lion Air, merk dagangnya yaitu Lion Parcel terus melakukan terobosan dan inovasi baru guna meningkatkan kepuasan pelanggan dengan memperkenalkan program promo terbaru berjudul DUIT yaitu Dua Kilo Irit

Details
June 19, 2019

Iwan Senjaya, Key Account Manager J&T Express mengatakan “Setiap tahun pengiriman pada masa Ramadhan selalu meningkat dikarenakan adanya berbagai promo di e-Commerce yang memberikan dampak positif pada kami".

Details
June 19, 2019

“Pemerintah pusat berkomitmen untuk mengatur semua stakeholder agar pelayanan di Kertajati ini menjadi baik. Kita rencanakan paling lambat 1 Juli, karena bertahap. Di sini (Kertajati) ada 28 take off, 28 landing, berarti ada 56 take off dan landing yang pindah ke Kertajati yaitu semua pesawat jet (rute) dalam negeri,” ujar Menhub.

Details
June 18, 2019

Dari jumlah tersebut, penumpang di rute domestik tercatat 3,39 juta orang dan di rute internasional mencapai 845.957 orang.   

Details
June 16, 2019

GENERAL NEWS