Saturday, 20 April 2019
Penanganan Penumpang Lion Air Penerbangan JT-303 dari Bandara Kualanamu tujuan Bandara Soekarno Hatta

DELI SERDANG , 20 April 2019 - Lion Air (kode penerbangan JT) member ofLion Air Group memberikan informasi resmi sehubungan dengan penerbangan JT-303 hari ini yang melayani dari Bandar Udara Internasional Kualanamu, Deli Serdang, Sumatera Utara (KNO) tujuan Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang (CGK), bahwa operasional dijalankan sesuai standar operasional prosedur (SOP). 

Klarifikasi Lion Air terkait keterlambatan keberangkatan dikarenakan ada penanganan salah satu penumpang laki-laki berinisal MT (50 tahun) pada penerbangan JT-303 yang menyampaikan ada bom di dalam tas yang dibawa. Situasi ini terjadi saat MT masuk ke kabin pesawat, setelah salah satu awak kabin mengajukan pertanyaan dua kali tentang barang bawaan. Pertanyaan ini merupakan standar security questionberdasarkan hasil pengamatan atau profiling terhadap barang yang dibawa penumpang ke kabin. 

Dalam upaya menjamin keselamatan, keamanan dan kenyamanan penerbangan, awak pesawat, petugas layanan darat (ground handling), petugas keamanan (aviation security) beserta pihak terkait berkoordinasi dengan menjalankan prosedur tindakan berdasarkan standar penanganan ancaman bom (standard security bomb threat procedures)

Dengan kerjasama yang baik antara awak pesawat, petugas layanan di darat serta petugas keamananmaka proses pemeriksaan dapat diselesaikan secara teliti, tepat dan benar. 

Hasil pemeriksaan adalah tidak ditemukan barang buktiberupa bom dan benda lain mencurigakan di dalam bagasi/ barang bawaan MT, yang dapat berpotensi membahayakan penerbangan. 

Lion Air tidak memberangkatkan MT (offload) dan telah menyerahkan MT ke pihak avsec bandar udara dan kepolisian untuk dilakukan proses lebih lanjut. 

Lion Air memastikan bahwa pesawat dinyatakan aman (safe to flight) dan dapat diterbangkan kembali. Penerbangan JT-303 lepas landas dari Kualanamu pukul 13.20 WIB dari jadwal seharusnya pada 11.50 WIB. Pesawat telah mendarat di Soekarno-Hatta pada 15.16 WIB. 

Lion Air menghimbau dan menegaskan kepada seluruh pelanggan maupun publik/ masyarakat untuk tidak menyampaikan informasi palsu, bergurau/ bercanda, atau mengaku bawa bom di bandar udara dan di pesawat. Mengacu pada Pasal 437 UU Nomor 1 Tahun 2009 tentang Penerbangan (UU Penerbangan), semua yang terkait informasi bom baik sungguhan atau bohong, merupakan “tindakan melanggar hukum”, akan diproses dan ada sanksi tegas oleh pihak berwajib. 

Lion Air meminimalisir dampak yang timbul, agar operasional Lion Air lainnya tidak terganggu.

Author: Eko Nugroho
GO Ina


Direktur Utama Angkasa Pura 1 Faik Fahmi mengatakan, "pihaknya kehilangan pendapatan mencapai Rp 300 miliar sejak awal tahun hingga Mei 2019."

Details
May 22, 2019

“Kementerian Perhubungan menyadari keluhan Pengusaha Hotel yang terus disampaikan adanya penurunan tingkat hunian hotel karena mahalnya harga tiket pesawat." demikian disampaikan Sekretaris Jenderal Kementerian Perhubungan, Djoko Sasono di Jakarta, Selasa (22/5). 

Details
May 22, 2019

“Kami pastikan Pilot dengan inisial IR itu bukan Pilot Sriwijaya Air maupun NAM Air,” kata Retri Maya, Vice President Corporate Secretary Sriwijaya Air.

Details
May 21, 2019

Pada kesempatan yang khusus ini saya akan menyampaikan kepada Cargo Times "ICAC kedepannya akan mengadakan terobosan-terbosan baru, salah satunya adalah diselenggarakan untuk pertama kalinya di Indonesia, yaitu Indonesia Airlines Cargo Award dilaksanakan pada tanggal 15 Juli 2019 yang akan datang, tujuan kami adalah  melihat bagaimana kinerja dari Airlines ini kepada para konsumenya dan seberapa tanggapnya mereka terhadap keluhan kami tersebut" jelas Adrian Dwitomo, Ketua Panitia Buka Bersama ICAC (15/5).

Details
May 20, 2019

GENERAL NEWS