Saturday, 20 April 2019
PENGHARGAAN PALING DIDAMBAKAN DALAM DUNIA PENERBANGAN DIRAIH OLEH ANGKASA PURA 2

Jakarta, 20 April 2019 – Kinerja PT Angkasa Pura II (Persero) kembali diapresiasi industri bisnis global. Kali ini, AP II mendapat tiga penghargaan dari Asia-Pacific Stevie Awards 2019. 

Stevie Award sendiri diakui sebagai penghargaan bisnis tertinggi di dunia. Pertama kali digelar pada 2002, Stevie Award kini menjadi salah satu hadiah paling didambakan di dunia. 

Di wilayah Asia-Pasifik, Stevie Award diperebutkan oleh seluruh organisasi bisnis yang berada di 29 negara wilayah tersebut. 

Adapun tiga penghargaan Asia-Pacific Stevie Awards 2019 yang berhasil diraih AP II adalah: 

PertamaGOLD STEVIE WINNER – Award for Innovation in Customer Service Management, Planning & Practice. Penghargaan ini berhasil diraih menyusul inovasi AP II menghadirkan iMATE Lounge (i-Millenial Airport Travel Experience Lounge) yang dahulu dikenal dengan nama DiLo (Airport Digital Lounge). 

iMATE Lounge pertama kali hadir di Terminal 3 Bandara Internasional Soekarno-Hatta dan akan menyusul di terminal lain serta bandara lainnya. 

Keberadaan iMATE Lounge merupakan upaya AP II memenuhi kebutuhan perjalanan zaman now. Di lounge itu, traveler dapat menemukan berbagai pelayanan berbasis digital seperti virtual assistant melalui chat bot, co-working space, digital wayfinding, hingga melakukan reservasi perjalanan atau akomodasi. 

Di iMATE Lounge, traveller juga dapat menggunakan fasilitas AirSport untuk bermain game online dengan WiFi berkecepatan tinggi (Wi-Shock) dan kursi khusus gamers. 

iMATE Lounge juga diperkuat oleh DILO, robot pintar yang memiliki fitur multimedia (musik, video dan dokumen).

“Kami sangat bangga iMATE Lounge yang baru saja diluncurkan ini diapresiasi oleh industri global dan berhasil meraih penghargaan bergengsi Stevie Award. Keberadaan iMATE Lounge ini berangkat dari hal yang sederhana yakni bagaimana kami dapat menghadirkan pelayanan berbasis digital untuk membuat nyaman traveler di bandara,” ujar Direktur Utama AP II Muhammad Awaluddin. 

Penghargaan Kedua dari Asia-Pacific Stevie Awards 2019 yang diraih AP II adalah BRONZE STEVIE WINNER – Award for the Innovative Use of Technology in Human Resources. 

Penghargaan ini disabet AP II karena mampu menghadirkan program pelatihan yang simpel dengan memanfaatkan teknologi, disebut dengan Mobile Learning. Adapun Mobile Learning sendiri dapat diakses melalui aplikasi iPerform yang merupakan apps khusus bagi karyawan AP II. 

Kemudian penghargaan Ketiga bagi AP II dalam Asia-Pacific Stevie Awards 2019 adalah BRONZE STEVIE WINNER – Award for Innovation in Human Resources Management, Planning & Practice.

Penghargaan ini diterima oleh AP II sehubungan dengan pengimplementasian Organization Ambidextrous, ini terkait dengan organization use case di AP2 dimana sejak 2016 AP2 telah membangun unit organisasi ProBis (Project Business). 

Ada 3 ProBis yg cukup berperan dalam 3 tahun terakhir ini di AP2 yakni : ProBis Digital Airport, ProBis Airport Digital Business dan ProBis Tourism Development utk memecah “kebuntuan” organisasi existing yang rigid dan yang hanya fokus kepada culture of productivity beralih kepada unit organisasi yang flexible, memiliki kemampuan kapabilitas dinamis (dynamic capability) dan dengan orientasi baru yaitu culture of growth untuk mendukung visi perusahaan menjadi "The Best SMart Connected Airport Operator in The Region". 

Lewat penghargaan ini AP II dinilai mampu melakukan pengelolaan sumber daya manusia secara maksimal hingga mendukung pertumbuhan bisnis yang berujung pada mampunya AP II menghadapi berbagai tantangan khususnya di industri kebandarudaraan dan penerbangan. 

Muhammad Awaluddin mengatakan tiga penghargaan dari Asia-Pacific Stevie Awards 2019 ini membuktikan bahwa tranformasi digital dan human capital di AP II telah sukses dan berada di jalur yang benar. 

“Transformasi yang dilakukan AP II sejak dua tahun lalu berada di jalur yang benar di mana kami berharap hasil transformasi ini dapat membuat bandara-bandara yang dikelola perseroan menjadi kebanggaan kita semua, dan sejajar dengan bandara berkelas dunia lainnya,” ujar Muhammad Awaluddin.

Author: Eko Nugroho
GO Ina


Direktur Utama Angkasa Pura 1 Faik Fahmi mengatakan, "pihaknya kehilangan pendapatan mencapai Rp 300 miliar sejak awal tahun hingga Mei 2019."

Details
May 22, 2019

“Kementerian Perhubungan menyadari keluhan Pengusaha Hotel yang terus disampaikan adanya penurunan tingkat hunian hotel karena mahalnya harga tiket pesawat." demikian disampaikan Sekretaris Jenderal Kementerian Perhubungan, Djoko Sasono di Jakarta, Selasa (22/5). 

Details
May 22, 2019

“Kami pastikan Pilot dengan inisial IR itu bukan Pilot Sriwijaya Air maupun NAM Air,” kata Retri Maya, Vice President Corporate Secretary Sriwijaya Air.

Details
May 21, 2019

Pada kesempatan yang khusus ini saya akan menyampaikan kepada Cargo Times "ICAC kedepannya akan mengadakan terobosan-terbosan baru, salah satunya adalah diselenggarakan untuk pertama kalinya di Indonesia, yaitu Indonesia Airlines Cargo Award dilaksanakan pada tanggal 15 Juli 2019 yang akan datang, tujuan kami adalah  melihat bagaimana kinerja dari Airlines ini kepada para konsumenya dan seberapa tanggapnya mereka terhadap keluhan kami tersebut" jelas Adrian Dwitomo, Ketua Panitia Buka Bersama ICAC (15/5).

Details
May 20, 2019

GENERAL NEWS