Site icon Cargo Times

Semester-1 2025, AirAsia Indonesia Bukukan Pendapatan Rp 3,98 Triliun

PT AirAsia Indonesia Tbk (AAID) mencatat pendapatan sebesar Rp 3,98 triliun pada Semester-1 2025 yang berakhir pada 30 Juni 2025. Angka ini menunjukkan peningkatan sebesar 5,2% dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya.

“Peningkatan pendapatan pada Semester 1 ini turut ditopang oleh jumlah penumpang yang mencapai 2,97 juta penumpang. Selain itu, ekspansi rute internasional juga berperan penting, termasuk pembukaan rute Bali – Adelaide pada Juni 2025. Sebelumnya, pada kuartal I, Indonesia AirAsia telah meluncurkan rute Bali – Darwin. Kedua rute ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan kami untuk memperluas konektivitas internasional, sekaligus mendukung sektor pariwisata di Indonesia,” kata Direktur Utama PT AirAsia Indonesia Tbk, Captain Achmad Sadikin Abdurachman, di Jakarta (29 Juli).

Dia menambahkan bahwa kinerja perusahaan juga diperkuat oleh pengembangan jaringan domestik yang terus berjalan. Hingga akhir Semester-1 2025, Indonesia AirAsia mengoperasikan 7 rute domestik dan 26 rute internasional, mencerminkan komitmen terhadap pertumbuhan yang seimbang di kedua segmen.

Pendapatan AAID di Semester-1 2025, sebagian besar berasal dari penjualan kursi yaitu Rp 3,34 triliun. Sementara pendapatan tambahan dari layanan lainnya termasuk biaya bagasi, pelayanan penerbangan, kargo dan sumber pendapatan ancillary lainnya mencapai Rp 634 miliar.

Perbaikan juga tercermin dari penurunan total kerugian pada semester ini yang mencapai 39,3%, menjadi sebesar Rp 786 miliar dari sebelumnya Rp 1,29 triliun pada periode yang sama tahun lalu.

“Ke depan, Indonesia AirAsia akan terus memperkuat kinerjanya melalui berbagai inisiatif strategis, termasuk pembukaan rute-rute baru, baik domestik maupun internasional, guna memperluas jaringan layanan. Peluncuran rute Jakarta – Manado pada kuartal III 2025 menjadi salah satu langkah strategis Indonesia AirAsia untuk menghadirkan koneksi yang lebih luas sekaligus meningkatkan daya saing di pasar penerbangan domestik, dengan tetap menawarkan pilihan perjalanan yang terjangkau bagi masyarakat.”

“Kami akan terus memantau perkembangan rute-rute ini secara berkala agar sejalan dengan strategi jaringan AirAsia yang berbasis pada permintaan pasar – dengan memprioritaskan frekuensi dan kapasitas di rute-rute dengan tingkat permintaan tertinggi. Perusahaan juga berkomitmen untuk terus meningkatkan layanan Fly-Thru yang terhubung dengan jaringan grup AirAsia secara menyeluruh, guna memberikan kemudahan lebih bagi wisatawan mancanegara yang ingin bepergian ke berbagai destinasi di Indonesia,” tutup Captain Achmad.

Exit mobile version