Dalam salah satu usahanya untuk mengembangkan portofolio layanan spesialis berstandar global, InJourney Aviation Services (IAS), sub-holding InJourney, resmi menjalin kerja sama strategis dengan PT Arena Pacu Nusantara (APN) dalam menyediakan layanan premium pengiriman kuda di Indonesia.
Kerja sama ini menjadi langkah besar dalam mendukung tumbuhnya industri olahraga berkuda di Indonesia, khususnya pada aspek pengiriman dan penanganan.
Melalui kerja sama ini, IAS akan menyediakan penanganan live animal cargo yang terintegrasi mulai dari pre-flight, handling dengan prosedur khusus di area kargo, fasilitas transit, hingga transportasi darat yang sesuai standar regulasi nasional maupun internasional.

Penandatangan kerjasama ini dilaksanakan di Kantor SARGA GROUP, Menteng, Jakarta Pusat ditandatangani oleh Muchdian Muchlis selaku Direktur Komersial IAS dan Aseanto Oudang selaku Direktur Utama APN.
“IAS terus berkomitmen memperkuat kualitas layanan aviasi nasional melalui inovasi dan perluasan layanan. Kerja sama dengan menjadi wujud nyata kami dalam memberikan solusi logistik premium yang aman, profesional, dan end-to-end bagi pengangkutan kuda, baik untuk kebutuhan kompetisi dalam negeri maupun mobilitas internasional”, kata Direktur Komersial IAS, Muchdian Muchlis.
APN, yang dikenal dengan nama SARGA LAND, sebagai entitas yang aktif mengembangkan industri olahraga berkuda Indonesia, menilai kolaborasi ini selaras dengan visi dalam menciptakan ekosistem pacuan kuda yang modern dan berdaya saing.
“Kuda merupakan aset bernilai tinggi yang membutuhkan perlakuan profesional saat melakukan perjalanan udara. Kerjasama dengan IAS memberikan kami keyakinan bahwa seluruh proses logistik dapat terkelola dengan baik, aman, dan sesuai standar internasional. Inisiatif ini merupakan lompatan signifikan dalam mendukung peningkatan kualitas kompetisi dan sektor peternakan kuda di Indonesia”, kata Direktur Utama SARGA LAND, Aseanto Oudang.
Pengembangan layanan logistik kuda ini diyakini akan memberikan dampak positif bagi pertumbuhan ekonomi kreatif dan pariwisata olahraga (sports tourism).
Kompetisi pacuan kuda di berbagai wilayah dapat berlangsung dengan dukungan mobilitas hewan yang lebih efisien, hemat waktu, dan tetap menjaga kesehatan hewan.
“Kerja sama strategis antara IAS dan SARGA LAND ini menjadi momentum penting dalam memperkuat positioning Indonesia sebagai negara dengan potensi besar dalam industri olahraga berkuda, sekaligus menunjukkan peran BUMN dalam memajukan sektor pariwisata dan olahraga nasional secara berkelanjutan”, tutup Muchdian Muchlis.