Ketua Umum (Ketum) INACA Denon Prawiraatmadja menjadi tamu kehormatan dengan menjadi salah satu pembicara dan panelis dalam South Korea Aero Summit 2025 (SK Aero 2025) yang diselenggarakan di Seoul pada hari Kamis (13 Nov, 2025).
Turut mendampingi di pertemuan SK Aero 2025 ini Sekjen INACA Bayu Sutanto dan Wasekjen Capt. Didit Dwiyanto.
Pada kesempatan tersebut, Denon Prawiraatmadja menyampaikan gagasan membangun penerbangan nasional Indonesia ke depannya dengan membawakan paparan berjudul “Building The Future Of Indonesian Aviation Through an Integrated Stakeholder Framework”.

Dalam paparannya, Denon menyampaikan potensi dan pentingnya industri penerbangan Indonesia baik bagi kepentingan nasional maupun kawasan regional.
Dia juga menawarkan Pentahelix Strategic Plan yaitu kerjasama pentahelix (5 sektor) antara Pemerintah, Swasta, Akademisi, Masyarakat dan Media Massa untuk bersama sama mengembangkan industri penerbangan tidak hanya di Indonesia tetapi juga di kawasan Asia Tenggara dan negara-negara lain yang terkoneksi termasuk Korea Selatan.
Terdapat beberapa potensi yang dapat dikembangkan melalui sektor penerbangan di kawasan ini seperti dalam bidang pengolahan sumber daya alam, perkebunan, pariwisata hingga perikanan.
Beberapa hal yang dapat dilakukan untuk mendukung pengembangan tersebut di antaranya Strategic Joint Investment, Integrated Development and Capacity Building, Co Creating of High Value Innovation, dan Collective Regional Leadership.
Pada kesempatan yang sama, Ketum INACA itu juga menjadi salah satu panelis dalam diskusi yang bertema “Air Travel Market di Republic of Korea and Southeast Asia, Outlook, Trends, Opportunities and Challenges”.
South Korea Aero Summit 2025 diselenggarakan di Swiss Grand Hotel, Seoul, Korea Selatan pada 13-14 November 2025. SK Aero 2025 berupaya menjadi ajang yang tepat dan platform ideal bagi para pemangku kepentingan utama di industri ini untuk berjejaring, berbagi wawasan, bertukar informasi, memunculkan ide, dan menjalin kemitraan di sektor penerbangan Korea Selatan, Asia Timur Laut, dengan kawasan Asia lainnya. (semua photo INACA)