Maskapai penerbangan Citilink mendukung pendistribusian bantuan kemanusiaan bagi masyarakat terdampak bencana gempa bumi di Nusa Tenggara Timur.
Dukungan ini merupakan bagian dari komitmen Citilink untuk berkontribusi dalam penanganan kondisi darurat sekaligus mempercepat penyaluran bantuan ke wilayah terdampak.
Sebanyak 91,5 ton bantuan kemanusiaan didistribusikan melalui jaringan penerbangan Citilink, dengan rincian 35,7 ton bantuan dikirimkan dari Jakarta menuju Maumere dan 55,7 ton bantuan dari Jakarta menuju Labuan Bajo.
Seluruh bantuan tersebut didistribusikan secara bertahap melalui 8 (delapan) penerbangan selama periode 18-25 Agustus 2026.
Pendistribusian bantuan dilakukan menggunakan armada Boeing 737-500 dengan konfigurasi Freighter.
Dukungan konektivitas udara ini menjadi bagian dari upaya Citilink dalam memastikan mobilisasi logistik kemanusiaan dapat dilakukan secara efektif dan tepat waktu, sehingga bantuan dapat segera diterima oleh masyarakat yang membutuhkan.
Direktur Utama Citilink, Darsito Hendroseputro, menyampaikan bahwa keterlibatan Citilink dalam penyaluran bantuan kemanusiaan merupakan wujud kepedulian dan tanggung jawab perusahaan dalam mendukung penanganan bencana.
“Melalui jaringan dan layanan penerbangan yang kami miliki, Citilink berupaya memberikan dukungan nyata dalam mempercepat penyaluran bantuan bagi masyarakat terdampak bencana di Nusa Tenggara Timur. Kami berharap dukungan ini dapat membantu memenuhi kebutuhan masyarakat sekaligus mendukung proses penanganan dan pemulihan di wilayah terdampak,” ujar Darsito.
Lebih lanjut, Citilink terus memperkuat perannya sebagai maskapai yang mendukung konektivitas nasional, sekaligus mewujudkan komitmen Garuda Indonesia Group dalam memberikan manfaat sosial yang berkelanjutan bagi masyarakat, khususnya melalui dukungan konektivitas udara pada situasi tanggap darurat dan pemulihan pascabencana.

