IAS Luncurkan CX Playbook dan Ruang Tunggu Eksekutif Prayana Lounge

Budi Setyawan Wijaya, Direktur Utama IAS

PT Integrasi Aviasi Solusi (IAS) bersama dengan PT Danantara Asset Manajemen (DAM) menggelar Townhall Meeting dengan mengusung tagline “Melayani Sepenuh Hati” dan “Memberi Layanan Pasti”, di Graha Angkasa Pura Indonesia, Kemayoran Jakarta Pusat (11 Juni 2026).

Tagline ini menggambarkan tekad IAS mewujudkan pelayanan terbaik di semua ekosistim aviasi dan kepariwisataan dengan mengawal transformasi budaya services secara terukur dan tertata baik. 

Hadir dalam Townhall Meeting, Senior Director/Chief of Marketing Danantara Asset Management – Dendy Tegar Danianto, Direktur Human Capital dan Digital PT Aviasi Pariwisata Indonesia / InJourney (holding PT IAS) – Herdy Harman serta Direktur Utama IAS – Budi Setyawan Wijaya 

Bersamaan dengan acara ini, dilaksanakan juga peluncuran CX (Customer Experience) Playbook IAS dan peresmian operasional Prayana Lounge di beberapa bandara yang dikelola oleh IAS Hospitality (anak usaha IAS).

CX Playbook adalah panduan komprehensif yang berisi strategi, standar, dan langkah-langkah praktis bagi perusahaan untuk memberikan pengalaman terbaik kepada pelanggan di setiap titik sentuh (touchpoints).

Peluncuran CX Playbook merupakan implementasi dari rencana kerja Danantara Indonesia sebagai bagian dari upaya memperkuat kualitas layanan publik pada BUMN dalam melaksanakan asesmen CX100 Danantara.

“Sebagai BUMN yang menyediakan layanan publik, IAS berkomitmen penuh untuk menjadi BUMN yang unggul secara operasional, humanis, serta reponsif terhadap kebutuhan Masyarakat”, kata Herdy Herman, Direktur Human Capital dan Digital InJourney dalam sambutannya.

Sementara itu, Direktur Utama IAS, Budi Setyawan Wijaya menegaskan bahwa transformasi bisnis yang tengah dijalani oleh IAS merupakan bukti komitmen dan langkah konkret perusahaan untuk memberikan nilai tambah yang signifikan di setiap titik interaksi pelanggan. 

“Kegiatan ini menjadi momentum kesiapan IAS dalam menghadapi asesmen CX100 Danantara sekaligus memperkuat budaya layanan di seluruh lini bisnis,” kata Budi Setyawan Wijaya.

Lanjutnya, IAS bertekad memberikan dampak signifikan, ditengah proses merger dan transformasi yang tengah dijalani sebagaimana digariskan oleh BPI Danantara.

”Kehadiran CX Playbook InJourney Aviation Services diharapkan akan menjadi standarisasi serta acuan utama bagi seluruh insan IAS dalam mengeksekusi strategi Customer Experience (CX) yang konsisten, responsif, dan berorientasi pada kepuasan pelanggan tertinggi”, jelasnya.

IAS sendiri telah menetapkan beberapa pilar transformasi utama yang merupakan wujud komitmen korporasi untuk terus melakukan inovasi tanpa henti dari IAS dalam menghadirkan service excellence melalui empat kompetensi antara lain:

  1. Efisiensi Layanan Bagasi (Fibag Labag). Melalui efisiensi ini, IAS menunjukkan komparasi nyata peningkatan standar waktu tunggu bagasi yang kini jauh lebih cepat. Standar First Bag berhasil dipangkas menjadi 15 menit dan Last Bag menjadi 30 menit, dengan tingkat ketercapaian Baggage Delivery Time mencapai 97,73% di seluruh bandara untuk menjamin kenyamanan dan ketenangan pikiran penumpang.
  2. Kompetensi kedua yang ditetapkan adalah Toilet BERKELAS. Komitmen ketulusan layanan ini juga meliputi standardisasi toilet yang Berkelas (Bersih, Kering, Lengkap, Harum, dan Higienis), yang kini diperluas ke berbagai mitra strategis IAS Grup. 
  3. Digitalisasi Terminal Kargo. Dijelaskan juga, optimalisasi alur operasional kargo melalui implementasi sistem CALIS dan real-time monitoring guna menghadirkan kepastian layanan serta solusi personal bagi mitra Kerjasama IAS Grup.
  4. Kompetensi keempat, Pusat Kendali Command, Contact & CCTV Center (C4). Sebagai wujud improvement berkelanjutan, video tersebut juga menampilkan kesiapan fasilitas C4 yang ditargetkan beroperasi pada September 2026. Pusat kendali ini mengintegrasikan pemantauan digital, pusat kontak (contact center), serta penanganan keluhan pelanggan (complaint handling) demi akses informasi yang cepat dan responsif. 

Ruang tunggu eksekutif

Di acara yang sama, IAS meluncurkan beroperasinya Lounge Prayana sebagai salah transformasi bisnis yang dilakukan IAS.

Hal ini dilakukan untuk memberikan defenisi tegas yang akan memberikan pengalaman kepada pelanggan melalui sebuah inovasi fasilitas ruang tunggu eksekutif yang dirancang untuk menghadirkan kenyamanan, kemewahan, dan pelayanan prima bagi para pengguna jasa bandara.

Prayana Loungse sendiri saat ini sudah beroperasi di empat bandara antara lain Surabaya, Bali, Makassar, dan Balikpapan. 

“Transformasi ini juga merupakan langkah konkret perusahaan untuk memberikan nilai tambah yang signifikan di setiap titik interaksi pelanggan”, kata Budi Setyawan Wijaya.  

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *