IAS Gelar Workshop Pra Penyusunan RJPP untuk Perkuat Rencana Bisnis Lima Tahunan

InJourney Aviation Services (IAS), sub-holding dari InJourney, menggelar Workshop Pra Penyusunan Rencana Jangka Panjang Perusahaan (RJPP) 2026 – 2030 sebagai langkah awal dalam merumuskan arah strategis perusahaan lima tahun ke depan.

Kegiatan yang berlangsung di JS Luwansa Hotel, Jakarta Selatan ini, memastikan keberlanjutan pertumbuhan bisnis dan kontribusi optimal terhadap transformasi ekosistem aviasi dan pariwisata di Indonesia.

Selain jajaran Komisaris dan Direksi IAS, hadir pula dalam workshop ini jajaran Direksi IAS Group, serta BoD-1 dan BoD-2 IAS Group.

Kegiatan ini bertujuan untuk menyamakan persepsi, mengidentifikasi tantangan dan peluang bisnis di sektor aviasi, serta memastikan keselarasan rencana strategis dengan target kinerja yang berkelanjutan dan berorientasi pada nilai tambah bagi seluruh pemangku kepentingan.

Direktur Utama IAS, Wendo Asrul Rose, dalam sambutannya menyampaikan bahwa penyusunan RJPP bukan hanya sebagai kewajiban korporasi, melainkan juga sebagai wujud komitmen IAS untuk terus tumbuh adaptif, inovatif, dan berdaya saing tinggi di tengah perubahan global.

“Melalui workshop ini, kami ingin memastikan bahwa setiap rencana strategis yang disusun benar-benar relevan dengan dinamika industri, sekaligus adaptif terhadap perubahan lanskap bisnis dan kebutuhan pelanggan. RJPP 2026–2030 diharapkan dapat menjadi panduan yang solid dalam mewujudkan visi InJourney Aviation Services (IAS) sebagai penyedia layanan aviasi terintegrasi dan berstandar global”, kata Wendo Asrul Rose.

Dalam workshop ini, peserta terlibat aktif dalam sesi diskusi dan pemetaan strategi yang mencakup berbagai aspek, mulai dari penguatan portofolio layanan, optimalisasi operasional, digitalisasi proses bisnis, hingga pengembangan kapabilitas sumber daya manusia.

Selain itu, pembahasan juga diarahkan pada upaya peningkatan efisiensi dan keberlanjutan, sejalan dengan komitmen InJourney Group terhadap prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG).

Kegiatan pra penyusunan RJPP ini juga menjadi sarana refleksi terhadap pencapaian perusahaan selama periode sebelumnya.

Dengan memahami keberhasilan dan tantangan yang telah dihadapi, IAS berkomitmen untuk merumuskan strategi yang lebih adaptif terhadap kebutuhan industri masa depan, khususnya dalam mendukung konektivitas udara dan pertumbuhan destinasi pariwisata prioritas nasional.

“Sinergi dan kolaborasi menjadi kunci utama dalam perencanaan jangka panjang ini. Kami ingin memastikan seluruh elemen di IAS Group memiliki pemahaman dan arah yang sama dalam mencapai visi bersama, yakni menjadi penyedia layanan aviasi yang terintegrasi, andal, dan berstandar global”, tambah Direktur Operasi IAS, Danny P Thaharsyah.

IAS berharap melalui kegiatan ini, RJPP 2026 – 2030 yang disusun dapat menjadi landasan strategis bagi perusahaan untuk terus memberikan layanan terbaik, mendorong efisiensi operasional, serta memperkuat peran IAS dalam mendukung ekosistem pariwisata dan penerbangan nasional yang berkelanjutan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *