J&T Express, perusahaan logistik berskala global, mencatatkan pertumbuhan volume pengiriman lebih dari 60% secara tahunan hingga kuartal III-2025 (Q3) di Indonesia. Kinerja ini mencerminkan peningkatan kepercayaan pelanggan terhadap layanan pengiriman yang dijaga konsisten sepanjang tahun.
Peningkatan tersebut terjadi di tengah persaingan industri logistik yang semakin ketat dan menuntut kecepatan tinggi. J&T Express memaknai capaian ini sebagai hasil fokus berkelanjutan pada kualitas operasional dan ketepatan layanan.
Sepanjang 2025, perusahaan mampu menjaga ketepatan waktu pengiriman meski menghadapi lonjakan volume pada periode tanggal kembar dan Ramadhan. Konsistensi ini menunjukkan kesiapan sistem operasional dalam mengelola permintaan yang fluktuatif. Kondisi tersebut diperkuat oleh pandangan manajemen mengenai arti pertumbuhan bagi keberlanjutan bisnis.
“Pertumbuhan volume pengiriman menjadi indikator meningkatnya kepercayaan pelanggan terhadap layanan J&T Express. Pencapaian ini menjadi pemacu bagi perusahaan untuk terus memprioritaskan kepuasan pelanggan melalui peningkatan layanan operasional,” kata Robin Lo, CEO J&T Express, Rabu (17 Desember).
Dari sisi kategori, pengiriman didominasi produk fashion, dokumen, dan kecantikan yang mencerminkan kebutuhan masyarakat perkotaan. Adapun kota tujuan terbanyak meliputi Jabodetabek, Bandung, dan Surabaya sebagai pusat distribusi utama.
Untuk menjaga kelancaran arus barang, J&T Express terus memperkuat infrastruktur logistik nasional. Perusahaan mengoperasikan sistem sortir otomatis di 19 gateway strategis di berbagai wilayah Indonesia.
Penerapan sistem sortir otomatis mampu meningkatkan kapasitas penyortiran hingga empat kali lebih cepat dibandingkan metode konvensional. Efisiensi ini berkontribusi langsung terhadap percepatan distribusi dan peningkatan akurasi pengiriman.
Di sisi layanan pelanggan, perusahaan menghadirkan Drop Point Signature dengan konsep outlet modern. Fasilitas ini menyediakan ruang tunggu ber-AC, marketing helpdesk, serta area pengepakan khusus.
Drop Point Signature telah hadir di 10 kota yang tersebar di Pulau Jawa, Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, dan Papua. J&T Express menargetkan pengembangan hingga 40 outlet pada 2026 untuk memperluas akses layanan.
Seiring pertumbuhan bisnis, perusahaan menempatkan aspek keberlanjutan sebagai bagian dari strategi jangka panjang. Pendekatan ini diarahkan agar ekspansi operasional memberikan dampak sosial yang terukur.
“Bagi perusahaan, ekspansi bisnis dan peningkatan kapasitas operasional perlu berjalan beriringan dengan kontribusi yang berdampak nyata bagi masyarakat di berbagai wilayah di Indonesia,” ujar Robin.
Sepanjang 2025, J&T Express menjalankan Program J&T Antar Inspirasi melalui dukungan pendidikan dan peningkatan kapasitas tenaga pendidik. Program ini mencakup apresiasi pendidikan Rp100 juta bagi 10 siswa serta pelatihan bagi lebih dari 40 guru.
Kontribusi sosial juga dilakukan melalui penyaluran lebih dari 600 buku bacaan dan penguatan manajemen perpustakaan sekolah. Inisiatif ini menyasar wilayah Wakatobi sebagai bagian pemerataan akses pendidikan.
Dalam rangka ulang tahun ke-10, perusahaan membagikan makanan gratis kepada lebih dari 26 ribu penerima di 26 titik Indonesia. Distribusi 1.000 paket sembako dan revitalisasi fasilitas publik turut dilakukan di sejumlah kota.
Memasuki akhir 2025, J&T Express optimistis volume pengiriman akan terus meningkat seiring momentum Hari Belanja Online Nasional 12.12. Periode Natal dan Tahun Baru juga diperkirakan mendorong lonjakan pengiriman signifikan.
