Jelang Peak Season Lebaran, Garuda Indonesia Catat Pertumbuhan Angkutan Kargo

Garuda Indonesia mencatatkan peningkatan performa dari sisi kargo sepanjang periode Ramadan hingga menjelang Lebaran 2026.

Sepanjang periode tersebut, kinerja kargo internasional Garuda Indonesia meningkat sedikitnya 23 persen atau setara 20 ton per hari jika dibandingkan dengan bulan Februari 2026 atau periode sebelum Ramadan.

Untuk kargo domestik, Garuda Indonesia mencatatkan peningkatan sebesar 3 persen atau sekitar 5 ton per hari pada periode yang sama.

Berikut data Rute (bandara) dan Jenis Kargo Terbanyak, baik domestik maupun internasional yang mengalami pertumbuhan tersebut.

A. Top Rute domestik

1. Ngurah Rai (DPS) – General Cargo

2. Kuala Namu (KNO) – E-commerce

3. Makassar (UPG) – E-commerce

4. Balikpapan (BPN) – General Cargo

5. Pekanbaru (PKU) – General Cargo

B. Top Rute (bandara) internasional

1. Singapura (SIN) – Fishery & sea product

2. Jeddah (JED) – Fishery & sea product, and General cargo

3. Shanghai (PVG) – Live crabs

4. Incheon (ICN) – Consolidation cargo

5. Haneda (HND) – Consolidation cargo

Seluruh pengiriman angkutan kargo tersebut didukung dengan adanya fasilitas 3 gudang Garuda Indonesia Cargo yang terdiri dari gudang kargo domestik, gudang ekspor dan gudang impor.

Fasilitas 3 gudang kargo, yang punya total luas lebih dari 19.929 m2, tidak hanya dari Garuda Indonesia, tapi juga menerima kargo dari grup maskapai tapi juga maskapai mitra.

Gudang kargo itu dioperasikan lebih dari 400 personel setiap harinya yang terdiri dari petugas cargo handling, petugas aviation security, serta porter dengan penyesuaian jumlah personel sesuai dengan waktu terpadat perharinya pada momentum peak season.

Direktur Niaga Garuda Indonesia, Reza Aulia Hakim mengungkapkan, peningkatan performa kargo tersebut selaras dengan meningkatnya kebutuhan masyarakat atas pengiriman barang jelang libur Lebaran.

Direktur Niaga Garuda Indonesia, Reza Aulia Hakim sedang mengunjungi gudang kargo Garuda Indonesia di area kargo Cengkareng, Bandara Internasional Soekarno-Hatta

“Meningkatnya mobilisasi masyarakat pada momentum liburan Lebaran tahun ini, didukung dengan tingginya permintaan konsumen dari sisi e-commerce menjadi faktor utama pertumbuhan trafik kargo Garuda Indonesia,” jelas Reza.

Di sisi yang lain, khusus pada periode mendekati peak season Lebaran 2026, secara Year-on-Year (YoY) Garuda Indonesia mencatatkan peningkatan performa kargo domestik sedikitnya sebesar 5 persen.

Sementara performa kinerja kargo internasional meningkat sebesar 12 persen dibandingkan periode sama tahun 2025.

Sementara itu, Garuda Indonesia menerbangkan rata-rata pengiriman kargo sebesar 241 ton per hari untuk rute domestik, serta rata-rata pengiriman kargo sebesar 124 ton per hari untuk rute internasional.

“Ke depan, Garuda Indonesia akan terus mengoptimalkan kesiapan operasional kargo guna mengantisipasi peningkatan trafik logistik pada periode peak season tanpa mengurangi kualitas layanan penerbangan penumpang,” tutup Reza.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *