Breaking News:
Friday, 9 February 2018
DIRJEN HUBUD : PENGHARGAAN DUNIA INTERNASIONAL MENJADI PEMICU MASKAPAI NASIONAL MENINGKATKAN LAYANAN

Jakarta -- Dirjen Perhubungan Udara, Agus Santoso menyampaikan apresiasi kepada maskapai Indonesia yaitu Garuda Indonesia dan Citilink yang berhasil memperoleh penghargaan internasional. Penghargaan yang diterima oleh Garuda Indonesia dan Citilink ini merupakan penghargaan dari Skytrax yang diberikan pada acara Singapore Airshow 2018 hari ini, Kamis (8/2) di Changi Exhibition Center. 

Agus menyampaikan rasa terima kasih kepada Garuda Indonesia dan Citilink atas kerja keras selama ini, sehingga mendapatkan penghargaan tingkat internasional. “Ini merupakan pencapaian yang luar biasa bagi maskapai penerbangan secara khusus dan penerbangan Indonesia secara umum. Saya mengucapkan terima kasih kepada Garuda Indonesia dan Citilink serta masyarakat yang telah bekerja sama sehingga pelayanan kedua maskapai ini menjadi bagus,” ujarnya. 

Dilain pihak, Agus juga mengharapkan penghargaan ini dapat dipertahankan oleh maskapai yang bersangkutan dan menjadi pemicu bagi maskapai nasional lainnya untuk meningkatkan pelayanan terhadap penumpang sehingga bisa mendapatkan penghargaan internasional.

 “Semua maskapai mempunyai potensi untuk memberikan pelayanan yang terbaik kepada penumpang. Kami sebagai regulator penerbangan nasional akan terus mendorong para maskapai agar dapat memaksimalkan potensinya masing-masing. Hal ini bukanlah tidak mungkin untuk dilakukan. Saya yakin kalau maskapai nasional mampu untuk mewujudkannya mengingat belakangan ini dengan predikat keselamatan penerbangan Indonesia yg melompat ke angka prestisius 81% membuat Heritage Penerbangan Indonesia yang telah memperoleh trade mark dalam hal Keselamatan dan Pelayanan“ ujar Agus disela-sela ceremonial penyerahan penghargaan tersebut. 

Dalam hal pelayanan, Ditjen Perhubungan Udara selaku regulator memberikan kebebasan kepada maskapai untuk malakukan inovasi-inovasi untuk mendapatkan attractiveness dari penumpang dan pengguna jasa penerbangan. Regulator akan selalu memantau dan membuat peraturan yang tidak memberatkan penumpang dan maskapai dalam hal pelayanan selama dalam koridor keselamatan.   

Jika pelayanan maskapai bagus dan mendapatkan apresiasi internasional seperti sekarang ini, hal ini bisa ikut mendongkrak kepercayaan dunia kepada penerbangan Indonesia. Dengan demikian diharapkan akan mendongkrak jumlah penumpang internasional yang akan berkunjung ke Indonesia dengan menggunakan maskapai nasional sehingga dapat menumbuhkan perekonomian nasional. 

Seperti diketahui, dua  maskapai Indonesia mendapatkan penghargaan Internasional dari Skytrax yang merupakan lembaga pemeringkat penerbangan global independen yang berbasis di Inggris. Garuda Indonesia kembali mempertahankan predikat sebagai “Maskapai Bintang 5” yang telah diperoleh dan dipertahankan sejak tahun 2014 lalu. Sedangkan Citilink berhasil meraih penghargaan sebagai maskapai LCC Bintang Empat dari Skytrax, dan merupakan maskapai LCC pertama dan satu satunya di benua Asia yang memperoleh predikat bintang empat. 

Penghargaan yang diperoleh Garuda Indonesia merupakan hasil audit layanan menyeluruh yang dilaksanakan Skytrax sepanjang tahun 2016 – 2017. Proses sertifikasi maskapai bintang lima tersebut dilaksanakan melalui proses “5 Star Follow-up Audit” oleh Skytrax dengan poin-poin penilaian mendetil yang meliputi seluruh aspek pelayanan, dari pre-flight, in-flight dan post-flight, seperti kualitas pelayanan penumpang di bandara, kualitas ruang tunggu, kenyamanan kabin, sajian dalam pesawat (inflight meal), kualitas hiburan dalam pesawat (in-flight entertainment), hingga layanan oleh awak kabin.
Dari total lebih dari 200 maskapai penerbangan di seluruh dunia, hingga saat ini hanya terdapat 10 Maskapai yang memperoleh predikat Bintang Lima (Five Star Airliner) yang diantaranya adalah Garuda Indonesia, Cathay Pacific, EVA Air, Qatar Airways, Etihad, Asiana Airline, All Nippon Airlines, Singapore Air, Hainan Airlines dan Lufthansa.

Sertifikasi bintang empat untuk LCC ini membuat Citilink Indonesia bersanding dengan dua maskapai LCC dunia dari Eropa yang sudah diakui standar keamanan dan pelayanannya yaitu Norwegian Air dan EasyJet dari Inggris.

Author: Eko Nugroho
GO Ina

Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi melantik Marsekal Muda TNI Mohammad Syafii sebagai Kepala Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) yang baru di Kantor Kementerian Perhubungan, Jakarta, Jumat (21/2).

Details
February 21, 2025

Dalam upaya memperkuat kapasitas sumber daya manusia (SDM) di sektor penerbangan, Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Perhubungan (BPSDMP)

Details
February 20, 2025

Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi bertemu dengan Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita, Rabu (19/2). Pertemuan yang berlangsung di Kantor Kementerian Perindustrian, Jakarta ini.

Details
February 19, 2025

J&T Express sebagai perusahaan logistik berskala global meraih pengakuan bergengsi dengan masuk dalam daftar Asia-Pacific's Best Companies of 2025 versi TIME dan Statista.

Details
February 18, 2025

GENERAL NEWS