
Konektivitas Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara semakin cepat hanya ditempuh 90 menit melalui jalur udara, sebagai pilihan baru transportasi.
Mendukung pengembangan berbagai sektor industri, termasuk pariwisata,
logistik dan bisnis sejalan upaya pemerintah dalam mendorong pertumbuhan ekonomi khususnya di Kalimantan.
MALINAU – Wings Air, maskapai yang tergabung
dalam Lion Air Group hari ini resmi melakukan inaugural flight yang menghubungkan Balikpapan, Kalimantan Timur (Kaltim) ke Malinau, merupakan salah satu kabupaten di Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara).
Penerbangan berangkat dari Malinau dengan nomor IW 1477 pada 09.35 dan tiba di Balikpapan pukul 11.00 waktu
setempat, dengan tingkat keterisian penumpang 100%, terdiri 71 penumpang dewasa dan satu bayi. Untuk rute
sebaliknya bernomor IW 1478 dari Bandar Udara Internasional Sultan Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan, Balikpapan (BPN) pada 07.45 dan tiba di Bandar Udara Robert Atty Bessing,
Malinau (MWW) pukul 09.15 waktu setempat Wings Air melayani rute ini dengan frekuensi satu kali dalam sehari dengan menggunakan armada terbaru ATR 72-500/ 600 yang berkapasitas 72 kursi.
Keuntungannya, masyarakat hanya membutuhkan waktu tempuh perjalanan sekitar 90 menit, jika dibandingkan menggunakan jalur darat hingga lebih dari 24 jam.
Capt. Redi Irawan, Direktur Operasi Wings Air menyatakan, “Kami berterima kasih atas dukungan dari berbagai pihak yang turut membantu
operasional terkait Wings Air,
sehingga memperlancar proses penerbangan perdana ini. Komitmen
kami senantiasa menghubungkan wilayah
setingkat kabupaten dengan kabupaten/ kota lainnya antar Kalimantan, sehingga
terwujud interkonektivitas yang memberikan nilai tambah bagi masyarakat dalam bepergian dan mempercepat distribusi logistik.”
“Hadirnya Wings Air di Malinau mampu menyediakan pilihan transportasi baru yang lebih terjangkau, cepat dan mudah.
Kami memproyeksikan tingkat isian penumpang dan barang (load factor) bsia mencapai lebih dari 85% setiap harinya.
Wings Air terus memperkuat akses antarwilayah melalui udara khususnya dalam mendukung peningkatan potensi pariwisata dan mampu mendongkrak sektor bisnis lainnya di Kalimantan Utara. Keberadaan Wings Air di Malinau melengkapi jaringan Lion Air Group di Kaltara yang telah menerbangi Tanjung
Selor dan Tarakan," tegas Capt. Redi saat memberikan sambutan dalam acara pendaratan perdana di Malinau.
Dengan terhubungnya Malinau dengan Balikpapan, kini warga Malinau dan sekitarnya semakin mudah dalam melanjutkan konektivitas penerbangan ke beberapa kota besar di Indonesia seperti Jakarta, Bandung, Yogyakarta, Surabaya, Solo, Makassar, Palu, Manado, Pontianak dan kota besar lainnya.
Kepala Dinas Perhubungan Kalimantan Utara H. Taupan mengungkapkan, “Atas
nama Pemerintah Kabupaten Malinau, saya mengucapkan terima kasih dan sukses dari penerbangan pertama Wings
Air hari ini. Tentunya memberikan alternatif baru dari transportasi darat
dan sungai yang ada saat ini.
Seiring dengan pengembangan infrastruktur layanan penerbangan di Bandar Udara Robert Atty Bessing, tingginya permintaan penumpang pesawat udara di Malinau menunjukan tren positif peningkatkan tiap tahunnya.”
Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi melantik Marsekal Muda TNI Mohammad Syafii sebagai Kepala Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) yang baru di Kantor Kementerian Perhubungan, Jakarta, Jumat (21/2).
…DetailsDalam upaya memperkuat kapasitas sumber daya manusia (SDM) di sektor penerbangan, Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Perhubungan (BPSDMP)
…DetailsMenteri Perhubungan Dudy Purwagandhi bertemu dengan Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita, Rabu (19/2). Pertemuan yang berlangsung di Kantor Kementerian Perindustrian, Jakarta ini.
…DetailsJ&T Express sebagai perusahaan logistik berskala global meraih pengakuan bergengsi dengan masuk dalam daftar Asia-Pacific's Best Companies of 2025 versi TIME dan Statista.
…Details