
Untuk pertama kalinya di Indonesia, J&T Express, jasa pengiriman ekspres yang fokus pada bisnis e-commerce, resmi mengoperasikan mesin sortir otomatis yang berlokasi di lahan seluas 1 hektar di Rawa Bokor Tangerang.
Penggunaan mesin ini termasuk otomasi tingkat tinggi dengan teknologi scan barcode otomatis, conveyor belt sebagai penunjang jalur paket, pengukuran berat paket secara otomatis, auto-reject untuk paket-paket yang tidak sesuai standar, serta penggunaan SDM (atau operator manusia) yang minim.
Melengkapi mesin sortir semi auto sortir sebelumnya, mesin otomatis ini bertujuan untuk untuk meningkatkan efisiensi kerja, serta mengurangi human error sehingga dapat mempercepat distribusi pengiriman yang ada.
“Teknologi mesin sortir otomatis dapat menyortir 180 ke destinasi dalam satu putaran, dengan kapasitas sortir hingga 30.000 paket per jam. Kami berharap teknologi ini akan membawa kepuasan lebih bagi pelanggan J&T Express dan juga meningkatkan kualitas pengiriman di Indonesia. Terima kasih untuk semua pelanggan yang selalu mempercayai layanan J&T Express selama 3 tahun ini,” kata Robin Lo, CEO J&T Express Indonesia.
Pengoperasian mesin sortir otomatis yang berdekatan dengan momentum hari belanja online nasional (Harbolnas) pada 12 Desember mendatang, juga bertujuan untuk memaksimalkan distribusi pengiriman pelanggan e-commerce di Indonesia.
Dengan persentase pengiriman yang saat ini mencapai lebih 50% dari bisnis e-commerce, J&T Express telah mempersiapkan beberapa langkah untuk mengantisipasi melonjaknya pengiriman di harbolas 2018, diantaranya: penambahan armada dengan muatan yang lebih besar, penambahan SDM sebesar 2 kali lipat, penambahan gudang sortir cadangan, serta memaksimalkan gudang di stasiun kereta untuk menyortir paket dari wilayah Jawa dan sekitarnya.
Dengan penggunaan mesin sortir otomatis ini, J&T Express juga siap melayani pengiriman di berbagai momentum spesial akhir tahun 2018. “Menjelang akhir tahun, selain harbolnas biasanya akan terjadi juga peningkatan pengiriman yang cukup besar dari Jakarta ke tujuan daerah timur khususnya seperti Manado, Ambon, Papua dan Makassar karena momentum hari raya Natal. Sedangkan penerbangan kesana juga terbatas, namun sudah kami antisipasi dengan mengamankan load pengiriman pada waktu tersebut,” kata Yohanes, Cargo Operations Manager J&T Express Indonesia.
Puncak pergerakan tercatat pada H-3 Lebaran, yakni Jumat, 28 Maret 2025, dengan total penerbangan mencapai 1.179 dan jumlah penumpang mencapai 184.000 orang.
…DetailsKegiatan ini adalah bagian dari program tanggung jawab sosial perusahaan yang bertujuan untuk membantu masyarakat yang membutuhkan.
…DetailsDirektorat Jenderal Perhubungan Udara (Ditjen Hubud) Kementerian Perhubungan memperkuat konektivitas udara di Kepulauan Mentawai Provinsi Sumatera Barat melalui
…DetailsMenteri Perhubungan Dudy Purwagandhi meninjau sarana dan prasarana transportasi udara di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, Kamis (27/3).
…Details