Saturday, 2 June 2018
Perusahaan Tempat Bekerja Kebanggaan Orang Indonesia, Garuda Indonesia

YouGov BrandIndex, pionir perusahaan riset market lewat metode on-line dari Inggris, merilis Garuda Indonesia sebagai tempat yang menjadi paling bangga jika orang bekerja di BUMN penerbangan nasional sekaligus flag carrier tersebut.  

Maskapai penerbangan nasional itu memuncaki peringkat Reputasi Pemberi Kerja (Top 10 Brands) – daftar yang diisi oleh sejumlah besar merek digital konsumen. Garuda Indonesia memuncaki daftar dengan +74,6, jauh di depan Google pada posisi kedua dengan 61,7. Raksasa elektronik Samsung berada di tempat ketiga (53,5), diikuti oleh perusahaan makanan Indofood (+51,7), dan merek air kemasan Aqua (+50,6).

Merek-merek lain yang membuat orang Indonesia merasa paling bangga bekerja di sana adalah perusahaan teknologi Apple (posisi keenam dengan nilai +49,0), dan raksasa pakaian olahraga Nike (di tempat ketujuh, +45,1).  Perusahaan jasa keuangan BCA di posisi kedelapan (44,9), dengan Adidas (44,5) dan YouTube (43,9) melengkapi daftar sepuluh teratas.

Setiap hari, perusahaan riset itu menanyakan pada orang-orang di Indonesia apakah mereka akan merasa bangga atau malu bekerja di 663 merek. Ini membentuk nilai 'Reputasi Merek Pemberi Kerja' dari suatu merek. Peringkat ini didasarkan pada data setahun hingga 30 April 2018.

YouGov juga telah menerbitkan sepuluh merek teratas yang mengalami perbaikan (Top 10 Most Improved), yang dipuncaki oleh ABC. Merek makanan itu menaikkan nilainya sebesar +13,1 poin dibandingkan tahun lalu, mengalahkan produsen perangkat Samsung (+11,0). Merek-merek lain yang meningkatkan persepsi mereka sebagai pemberi kerja antara lain Philips (+8,9), merek elektronik konsumen, maskapai penerbangan Lion Air (+7,4), dan Apple (+7,3).

Author: Martin Jop
GO Ina


Direktur Utama Angkasa Pura 1 Faik Fahmi mengatakan, "pihaknya kehilangan pendapatan mencapai Rp 300 miliar sejak awal tahun hingga Mei 2019."

Details
May 22, 2019

“Kementerian Perhubungan menyadari keluhan Pengusaha Hotel yang terus disampaikan adanya penurunan tingkat hunian hotel karena mahalnya harga tiket pesawat." demikian disampaikan Sekretaris Jenderal Kementerian Perhubungan, Djoko Sasono di Jakarta, Selasa (22/5). 

Details
May 22, 2019

“Kami pastikan Pilot dengan inisial IR itu bukan Pilot Sriwijaya Air maupun NAM Air,” kata Retri Maya, Vice President Corporate Secretary Sriwijaya Air.

Details
May 21, 2019

Pada kesempatan yang khusus ini saya akan menyampaikan kepada Cargo Times "ICAC kedepannya akan mengadakan terobosan-terbosan baru, salah satunya adalah diselenggarakan untuk pertama kalinya di Indonesia, yaitu Indonesia Airlines Cargo Award dilaksanakan pada tanggal 15 Juli 2019 yang akan datang, tujuan kami adalah  melihat bagaimana kinerja dari Airlines ini kepada para konsumenya dan seberapa tanggapnya mereka terhadap keluhan kami tersebut" jelas Adrian Dwitomo, Ketua Panitia Buka Bersama ICAC (15/5).

Details
May 20, 2019

GENERAL NEWS