Sunday, 9 September 2018
SAP Express Siap Go Public untuk Modal Kerja dan Ekspansi

PT Satria Antaran Prima Tbk atau yang lebih dikenal dengan SAP Express berencana melakukan Penawaran Umum Perdana Saham (Initial Public Offering/IPO) di Bursa Efek Indonesia (BEI).

Perusahaan nasional layanan jasa kurir dan logisik itu menawarkan sebanyak-banyaknya 600 juta saham atau sebesar 60% dari Modal Ditempatkan dan Disetor Penuh Perseroan setelah IPO. Kisaran harga yang ditawarkan melalui Penawaran Awal (book building) adalah Rp 220,- - Rp 260,- per lembar saham.

Budiyanto Darmastono, Direktur Utama SAP Express, mengatakan, melalui IPO ini, diharapkan SAP Express dapat memperkuat struktur permodalannya guna merespon prospek bisnis industri jasa pengiriman. "Ini sebagai imbas positif dari maraknya transaksi penjualan ritel melalui e-commerce yang melibatkan aktivitas pengiriman barang," katanya.

Memasuki usia yang keempat tahun, SAP Express telah melayani berbagai perusahaan besar seperti Zilingo, Lazada, Blibli, Bank Mandiri, Bank BCA, Adira Finance, Indofood, Unilever, dan perusahaan lainnya dari berbagai industri.

Budiyanto menjelaskan bahwa SAP Express menawarkan produk jasa pengiriman dalam dan luar kota, jasa pengiriman internasional & kargo, jasa manajemen pergudangan & distribusi, mailing room, pengiriman melalui transportasi darat, laut & udara, cash on delivery, dan dedicated courier.

Ia mengklaim, untuk dua jasa pengiriman yang disebutkan terakhir (cash on delivery dan dedicated courier) adalah kekuatan utama SAP Express dalam peta persaingan antar sesama perusahaan jasa pengiriman lain. 

Untuk pengiriman dalam negeri sendiri, SAP Express menawarkan paket Same Day Service, One Day Service, dan Regular Service.

SAP Express telah menunjuk PT RHB Sekuritas Indonesia sebagai Penjamin Pelaksana Emisi Efek. Waktu untuk bookbuilding berlangsung mulai tanggal 31 Agustus 2018 hingga 10 September 2018. Sedangkan masa Penawaran Umum dijadwalkan berlangsung pada tanggal 24-26 September 2018 setelah diterimanya Pernyataan Efektif dari Otoritas Jasa Keuangan, sehingga saham SAP Express diharapkan dapat diperdagangkan pertama kali di BEI sekitar akhir September atau awal bulan oktober 2018.

Author: Martin Jop
GO Ina

TIKI memfokuskan strategi pemasaran melalui media sosial dengan memperbanyak interaksi, story telling, dan pengalaman pelanggan

Details
February 1, 2019

Kebijakan tersebut menindaklanjuti masukkan Komisi V DPR RI pada Rapat Kerja bersama dengan Dirjen Perhubungan Udara

Details
February 1, 2019

Garuda Indonesia mencatatkan capaian OTP arrivals sebesar 89,9 persen selama Desember 2018 dengan lebih dari 15 ribu flight.

Details
January 27, 2019

Kenaikan tarif dari Jabodetabek, tergantung tujuan kiriman paket dan jenis layanan yang digunakan dengan kenaikan rata-rata 20%.

Details
January 17, 2019

GENERAL NEWS