Tuesday, 7 January 2020
PLB E-Commerce Uniair Indotama Cargo Fasilitasi Ekspor Perdana Produk UKM ke China

Pusat Logistik Berikat (PLB) menjadi salah satu solusi produk Usaha Kecil dan Menengah (UKM) untuk bisa tembus pasar luar negeri. Usaha Pemerintah mengadakan PLB, diklaim telah memberikan banyak manfaat. Manfaat tidak hanya bagi para pelaku usaha di dalam negeri, melainkan juga bagi perekonomian Indonesia secara keseluruhan. Dan sejak Maret 2018, PLB telah berkembang ke bidang usaha yang lebih luas, salah satunya bidang e-commerce yang sedang tren.

Pada pertengahan Desember lalu, beberapa instansi Pemerintah dan perusahaan swasta, seperti Direktorat Jenderal Bea Cukai (mewakili Kementrian Keuangan), Kementerian Koperasi dan UKM (Kemenkop UKM), dan Kementerian Perdagangan (Kemendag), bekerja sama dengan Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia, Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI), PT Sarinah, Koperasi NU "Circle Nusantara", Lembaga Layanan Pemasaran Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah (LLP-KUKM) Smesco, Perusahaan Perdagangan Indonesia (PPI), dan PT Ewwon Indonesia meresmikan ekspor perdana produk UKM melalui PLB e-commerce khusus ekspor PT Uniair Indotama Cargo pada Kamis (19 Desember 2019) di Kawasan Industri dan Pergudangan Marunda Center, Bekasi.

Pada kegiatan ekspor perdana ke China itu, secara rinci terdiri dari 130 koli, 608 barang, 3.758 produk senilai US$ 38 ribu, berupa komoditi makanan dan kerajinan tangan lokal yang berasal dari 17 perusahaan gabungan Usaha/Industri Kecil dan Menengah (UKM/IKM) di Jakarta dan Nusa Tenggara Timur, antara lain PNM, Kementerian Perindustrian, Bpillow, Breakday, Erha, Gossa, Humbang, Jchil, Sumber Agung Rejeki, Meybi NTT, Archee, Puff, Old Captain, Rumah Rempah, Ussy Craft, Zoneindo, dan Kapal Api.

UNIAIR-PLB-ekspor-ukm-2019-c.jpg#asset:20035

Diperkirkan barang-barang ekspor itu akan tiba di Ningbo, China pada 10 Januari 2020. Dalam kegiatan ini, produk UKM tersebut tidak hanya didorong dalam ekspornya tetapi juga akan dibantu untuk dipasarkan melalui marketplace di China yaitu Taobao dan Kaola pada Februari 2020.

Dalam sambutannya, Presiden Direktur PT Uniair Indotama Cargo (UIC) Lisa Juliawati mengatakan PLB e-commerce merupakan kendaraan logistik bagi UKM/IKM dari seluruh Indonesia untuk membantu mengekspor produknya, melalui sistem perdagangan elektronik.

"Ada beberapa keuntungan UKM yang melakukan ekspor produknya melalui PLB e-commerce. Di antaranya, produk UKM akan dikenal lebih luas karena masuk dalam katalog perusahaan market place di luar negeri. Berikutnya, produk-produk itu yang lolos kurasi dari perusahaan penilai di Indonesia, akan memperoleh kemudahan dalam pengurusan prosedur ekspor dan kepabeanan produk-produknya karena secara kolektif akan difasilitasi oleh Uniair Indotama Cargo," Lisa Juliawati menjelaskan.

Sedangkan Direktur Jendral Bea Cukai Heru Pambudi mengatakan pihaknya siap mengawal fasilitas PLB e-commerce khusus ekspor. "Selain sebagai konsolidator, fasilitas gudang PLB e-commerce ini juga terhubung dengan PLB China dan platform di China. Gudang ini modern dan dilengkapi CCTV, realtime terkoneksi dengan Bea Cukai, jadi sangat aman," katanya.

Sementara Menkop dan UKM Teten Masduki menegaskan adalah tepat memanfaatkan ekspor lewat PLB e-commerce, karena saat ini perdagangan online semakin berkembang seiring era digitalisasi.

"Adanya PLB e-commerce ini merupakan salah satu upaya penguatan eksistensi produk lokal di pasar internasional, menumbuhkan eksportir skala kecil baru, sekaligus dapat dimanfaatkan untuk memperkuat produksi dalam negeri dengan mengakomodasi bahan baku impor," kata Menteri Teten.

Sementara itu Menteri Perdagangan Agus Suparmanto mengatakan keberadaan PLB e-commerce diharapkan dapat meningkatkan peran UKM dalam menembus pasar internasional tanpa harus dipusingkan dengan masalah pemasaran dan proses pengiriman barang, yang selama ini menjadi kendala utama mereka.

"Dengan adanya bantuan pemasaran melalui PLB e-commerce, UKM dapat fokus ke masalah pengusahaan modal, sistem produksi dan distribusi. Para eksportir UKM juga dapat memanfaatkan PLB e -commerce ini untuk memenuhi kebutuhan impor bahan baku melalui fasilitas KITE (Kemudahan Impor Tujuan Ekspor)," kata Menteri Agus. Sebagai info, saat ini PLB PT Uniair Indotama Cargo merupakan perusahaan pertama di Indonesia yang mendapatkan izin penyelenggaraan PLB E-commerce Tujuan Ekspor dari Dirjen Bea Cukai pada 28 Maret 2019 dalam rangka mendorong ekspor produk-produk UKM/IKM di Indonesia.

Author: Martin Jop/sumber berita lainnya
GO Ina

Layanan ini memberikan kemudahan dan keuntungan bagi para online seller dalam melakukan transaksi pengiriman menggunakan produk TIKI.

Details
July 4, 2020

Penerbangan berjadwal pasca hibernasi ini, nantinya akan dilanjutkan dengan penambahan frekuensi secara bertahap dan pengoperasian rute-rute lainnya.

Details
June 21, 2020

KirimAja yaitu layanan pengiriman barang berbasis aplikasi digital ke sejumlah destinasi penerbangan Garuda dan Citilink maupun pengiriman wilayah Jabodetabek

Details
June 14, 2020

Pengiriman melonjak merupakan imbas dari peraturan pemerintah untuk beraktivitas di rumah termasuk meniadakan mudik Lebaran

Details
June 9, 2020

GENERAL NEWS