
Salah satu asosiasi transportasi dan logistik di Indonesia, Asosiasi Badan Usaha Pelabuhan Indonesia (ABUPI) siap mengadakan Musyawarah Nasional (Munas) yang dijadwalkan berlangsung pada tanggal 20 Februari 2025 di Jakarta.
Kegiatan ini akan menjadi forum penting yang diselenggarakan secara berkala sekali dalam 5 (lima) tahun, bagi seluruh anggota ABUPI, yang berjumlah 116 perusahaan.
Hal ini disampaikan Liana Trisnawati, Sekretaris Jendral ABUPI, pada acara Media Gathering dengan IPEC (Indonesia Port Editors’ Club) di Kelapa Gading Jakarta pada 10 December 2024. Selain Sekjen Liana, hadir pula Wakil Ketua Umum bidang Organisasi & Regulasi, Ariyanto Purboyo, Wakil Ketua Umum bidang Hubungan Kemitraan ABUPI, Sony Sindjaya, serta Ketua Korwil ABUPI Jawa Tengah yang juga Ketua Munas (OC) ABUPI ke II Mindo Sitorus,. Sementara dari IPEC hadir lengkap Ketua, pengurus, dan seluruh anggota.
ABUPI adalah asosiasi atau forum bagi para pengusaha nasional Indonesia serta juga menjadi induk organisasi dari perusahaan nasional yang bergerak di bidang jasa kepelabuhanan yaitu Badan Usaha Pelabuhan (BUP), Terminal Khusus (Tersus) dan Terminal Untuk Kepentingan Sendiri (TUKS).
Menurut Sekjen Liana, tujuan utama kegiatan MUNAS I ABUPI, adalah untuk memilih Ketua Umum Asosiasi Badan Usaha Pelabuhan Indonesia periode 2025-2030 dan untuk merumuskan arah dan kebijakan. "Dan juga menghasilkan kesepakatan dan langkah konkrit yang akan menjadi acuan bagi Ketua Umum dan kepengurusan terpilih dalam melaksanakan program program strategis ke depan, serta merumuskan rekomendasi yang diharapkan dapat mendorong kebijakan yang lebih mendukung perkembangan Pelabuhan di Indonesia", katanya.
Munas ABUPI 2025 diharapkan terjadi dialog yang konstruktif, sehingga ABUPI dapat memberikan kontribusi positif terhadap pengembangan pelabuhan dan memperkuat kolaborasi antara anggota, pemerintah, serta pemangku kepentingan lainnya dalam rangka meningkatkan efisiensi dan daya saing pelabuhan Indonesia di kancah global.
Lanjut Liana, sebelum MUNAS, akan dilaksanakan Pra MUNAS pada tanggal 6 Februani 2025, untuk mempersiapkan segala hal yang berkaitan dengan pelaksanaan MUNAS. Pra-Munas ini bertujuan untuk mendiskusikan isu-isu terkini yang dihadapi oleh asosiasi dan anggotanya, serta merumuskan kebijakan atau rekomendasi strategis yang akan dibawa ke Munas.
Pada MUNAS kali ini ABUPI akan menyusun Buku Putih sebagai panduan strategis dan komprehensif dalam pengelolaan pelabuhan guna mendukung visi Indonesia Emas 2045.
"Buku Putih ini mengidentifikasi 4 hal penting, yaitu terkait : 1. Peran Pelabuhan dalam Indonesia Emas 2045, 2. Tantangan Pengelolaan Pelabuhan di lndonesia, 3. Strategi Pengelolaan Pelabuhan Menuju Indonesia Emas, dan, 4. Rekomendasi Kebijakan untuk Pemerintah 5. Visi Pelabuhan Masa Depan untuk Indonesia Emas," tutup Liana.
Puncak pergerakan tercatat pada H-3 Lebaran, yakni Jumat, 28 Maret 2025, dengan total penerbangan mencapai 1.179 dan jumlah penumpang mencapai 184.000 orang.
…DetailsKegiatan ini adalah bagian dari program tanggung jawab sosial perusahaan yang bertujuan untuk membantu masyarakat yang membutuhkan.
…DetailsDirektorat Jenderal Perhubungan Udara (Ditjen Hubud) Kementerian Perhubungan memperkuat konektivitas udara di Kepulauan Mentawai Provinsi Sumatera Barat melalui
…DetailsMenteri Perhubungan Dudy Purwagandhi meninjau sarana dan prasarana transportasi udara di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, Kamis (27/3).
…Details