Friday, 30 June 2017
Stakeholders Kargo Udara Tingkatkan Volume Kargo Internasional

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi meminta operator bandara,  operator airline dan pelaku industri cargo mengidentifikasi hal-hal yang harus dilakukan agar volume industri kargo udara di Indonesia meningkat. Hal ini disampaikan Menhub usai memberikan sambutan sekaligus membuka acara Air Cargo Summit Indonesia 2017 di Grand Mercure Hotel Jakarta, pada Rabu (17/5).
Pada periode 2015-2016, setelah The Asean Open Sky diterapkan, jumlah barang yang dibawa oleh maskapai kargo udara nasional mengalami penurunan sebesar 9,47%, sedangkan layanan kargo domestik mengalami peningkatan yang signifikan sebesar 68,4%. Secara nasional layanan kargo Indonesia meningkat, namun secara internasional mengalami stagnan.
Menanggapi hal tersebut, Menhub menyatakan penyebab kurang berkembangnya industri kargo di Indonesia, salah satunya karena masih minimnya pemain di angkutan kargo. Berdasarkan data, ada 3 maskapai yang khusus berbisnis di sektor ini, yakni Myindo, Cardig Air dan TriMG.
Lebih lanjut, Menhub menjelaskan industri kargo berkaitan dengan ekspor-impor. Untuk itu, Menhub menghimbau operator bandara, operator airline dan pelaku usaha cargo untuk aktif mencari tahu kebutuhan barang-barang di negara tujuan.

Author:
GO Ina

Mencerminkan semangat J&T Express dalam 7 tahun memberikan pelayanan logistik pengiriman dan penggunaan teknologi demi mencapai operasional yang efisien

Details
November 30, 2022

Dengan selebrasi bersama JD Worldwide, JD.ID, dan JDL Express Indonesia bisa terus memberikan pelayanan terbaik, terpercaya dan diandalkan, untuk pelanggan

Details
November 19, 2022

Kemitraan berfokus pada eksplorasi penggunaan cloud Microsoft dalam mendukung transformasi digital Posindo, khususnya di bidang logistik

Details
November 17, 2022

Penghargaan ini didapat dari hasil survei Nielsen di 6 kota besar, yang mewakili lebih 20 juta konsumen kelas sosial ekonomi menengah dan atas.

Details
November 15, 2022

GENERAL NEWS