Saturday, 6 June 2020
Potensi Bisnisnya Tinggi, Angkasa Pura Logistik Luncurkan Layanan Air Freight Didukung Freighter

PT Angkasa Pura Logistik, salah satu anak perusahaan PT Angkasa Pura I (Persero) / Angkasa Pura Airports, meluncurkan layanan air freight sebagai upaya untuk memperkuat bisnis perusahaan dan konektivitas logistik di Indonesia. Pada layanan air freight ini, Angkasa Pura Logistik bekerja sama dengan Pelita Air Service sebagai mitra penyedia penyewaan pesawat khususu kargo (freighter).

Seremoni peluncuran layanan ini dilakukan secara virtual di dua tempat yaitu di Kantor Pusat Angkasa Pura Airports di Kemayoran Jakarta dan di Bandara Syamsudin Noor Banjarmasin pada hari Kamis, 4 Juni 2020.

aplog_ATR72-500F-inagurasi-jun-4.jpg#asset:21907

Peluncuran dilakukan oleh Direktur Utama Angkasa Pura Airports, Faik Fahmi dan Direktur Utama PT Angkasa Pura Logistik, Danny P. Thaharsyah, ditandai dengan prosesi pelepasan freighter yang lepas landas dari Bandara Syamsudin Noor Banjarmasin menuju Bandara Juanda Surabaya. Peluncuran ini juga dihadiri oleh Plt. Direktur Utama Pelita Air Service Muhammad Priadi.

"Di tengah pandemi Covid-19 ini, operasional sarana transportasi umum yang mengangkut penumpang, termasuk sarana transportasi udara, cukup dibatasi untuk meminimalisir penyebaran Covid-19. Oleh karena itu, melalui anak perusahaannya, Angkasa Pura I berupaya mendorong kinerja bisnis kargo yang pada masa pandemi ini penurunannya tidak terlalu dalam seperti trafik penumpang. Hal ini juga merupakan komitmen perusahaan untuk berkontribusi terhadap pewujudan penguatan konektivitas logistik di Indonesia," kata Faik Fahmi, Direktur Utama Angkasa Pura Airports.

Selain itu, dalam jangka panjang, mengutip data Mondor Intelligence Reports 2019, bisnis air freight di Indonesia diproyeksikan mencapai peningkatan sebesar 110% sejak 2018-2024 dari US$9,21 miliar menjadi US$19,3 miliar dengan total volume pasar air freight diprediksi untuk terus bertumbuh sebesar 26% hingga 2023 dan pengiriman rute domestik mencapai 52% dari total pasar air freight.

"Angkasa Pura Logistik berupaya menangkap dan memanfaatkan potensi pertumbuhan bisnis air freight di Indonesia yang cukup tinggi itu melalui peluncuran layanan air freight," kata Danny P. Thaharsyah, Direktur Utama PT Angkasa Pura Logistik.

Pada tahap awal, lanjut Danny, layanan air freight ini didukung dengan armada 2 pesawat ATR 72-500 yang disewa dari Pelita Air. Nantinya akan terdapat penambahan 1 pesawat Boeing 737-300 untuk peningkatan efisiensi pelayanan.

Ketiga armada udara ini melayani jenis pengiriman kargo umum dan kargo khusus seperti produk laut, produk berbahaya (dangerous good), dan produk dengan ukuran berlebih (oversized cargo) dengan rute ke 10 kota (9 domestik dan 1 internasional) yaitu Jakarta, Denpasar, Makassar, Kendari, Ambon, Banjarmasin, Balikpapan, Manado, Batam, dan Singapura.

Dua ATR 72-500 dengan kapasitas kargo 8.200 kg melayani dua rute, yaitu Jakarta-Batam-Jakarta-Banjarmasin-Balikpapan-Jakarta dan Makassar-Manado-Makassar-Ambon-Kendari-Makassar.

Sedangkan B737-300 dengan kapasitas kargo 15.000 kg nantinya akan melayani rute Makassar-Singapura-Denpasar-Jakarta-Makassar.

"Diluncurkannya layanan air freight Angkasa Pura Logistik ini melengkapi portofolio bisnis logistik perusahaan di mana sebelumnya portofolio bisnis logistik perusahaan mencakup bisnis forwarder, ekspedisi muatan pesawat udara (EMPU), merchandise distribution center, total baggage solution, dan warehouse. Diharapkan dengan makin lengkapnya layanan logistik perusahaan dapat meningkatkan daya saing dan bisnis perusahaan serta dapat berkontribusi terhadap peningkatan konektivitas, aksesibilitas, dan efektifitas logistik nasional," tutup Danny.

Lihat video acara peluncuran di kanal Youtube dibawah ini:

Angkasa Pura Logistik Luncurkan Layanan Air Freight Didukung Freighter

Author: Martin Jop
GO Ina

Sejalan dengan itu, PT Angkasa Pura II (Persero) selaku operator 19 bandara tetap melakukan monitoring lalu lintas penerbangan dan kesiapsiagaan Angkutan Natal dan Tahun Baru 2020/2021 selama 18 hari atau mulai 18 Desember 2020 hingga 4 Januari 2021. Monitoring lalu lintas penerbangan dan kesiapsiagaan ini dilakukan guna memastikan protokol kesehatan di 19 bandara tetap terjaga dan penerbangan berjalan lancar.

Details
December 2, 2020

Farian Kirana, CEO Lion Parcel mengatakan, “Sejak didirikan, Lion Parcel terus berupaya untuk dapat menjawab kebutuhan pengiriman satu hari sampai yang bisa diandalkan oleh masyarakat secara luas, salah satunya melalui inovasi layanan “ONEPACK” Kirim Sekarang Besok Sampai. Namun, kami menemukan bahwa sebagian besar masyarakat masih memilih pengiriman reguler karena faktor harga. Sehingga, melalui layanan unggulan kami “ONEPACK”, Lion Parcel memberikan harga lebih ekonomis yang setara dengan layanan pengiriman reguler di pasaran. Selain guna memenuhi ekspektasi dan kebutuhan masyarakat akan pengiriman next day dengan harga ekonomis, terobosan ini juga diharapkan dapat turut membantu mempercepat bisnis UMKM melalui akses pengiriman cepat dan handal.”

Details
December 2, 2020

Menurut keterangan dari, Direktur Utama AirAsia Indonesia Veranita Y. Sinaga bahwa ""Rute-rute tersebut yakni Jakarta-Padang dan Jakarta-Pekanbaru yang semula dijadwalkan beroperasi pada 15 Desember 2020 akan beroperasi lebih awal menjadi tanggal 10 Desember 2020 dengan jumlah penerbangan masing-masing 10 kali per minggu. Selain itu juga rute Bandung-Bali yang semula akan beroperasi pada 16 Desember 2020 menjadi 8 Desember 2020 dengan frekuensi penerbangan menjadi 7 kali per minggu selama Desember"".

Details
December 2, 2020

Pada masa Pandemi Covid-19 yang masih berlangsung, nantinya Travel pass atau tiket perjalanan berisi status kesehatan dan vaksinasi pelancong sedang menjadi wacana terhangat untuk menghadapi dibukanya gerbang pariwisata dalam menghadapi tahap New Pekan lalu, Asosiasi Transportasi Udara Internasional (IATA) mengumumkan bahwa

Details
December 2, 2020

GENERAL NEWS