Wednesday, 12 February 2020
Trigana Air Terbang Perdana Rute Timika - Wamena

Pada Sabtu (Feb 8), maskapai Trigana Air melakukan penerbangan perdana dengan rute Timika – Wamena. Penerbangan ini dilaksanakan Trigana sebagai pemenang kontrak dari Kementrian Perhubungan (Kemhub) / Direktorat Jendral Perhubungan Udara (Ditjen Hubud) untuk merealisasikan penerbangan subsidi angkutan udara kargo di Papua.

Direktur Jenderal Perhubungan Udara, Novie Riyanto menjelaskan, Ditjen Hubud terus berupaya memastikan program jembatan udara dapat berjalan dengan lancar sesuai rencana strategis Kemhub. “Dalam pelaksanaan program subsidi angkutan udara perintis kargo dan angkutan kargo di Papua, melalui Kantor Otoritas Bandara Wilayah X, kami terus memantau program itu, tujuannya untuk mengevaluasi, mengkoordinasi dan mensinergikan peran seluruh stakeholder di lapangan,” kata Novie di Jakarta.

Dia menambahkan, melalui subsidi angkutan udara perintis kargo dan subsidi angkutan udara cargo, pemerintah berupaya hadir, khususnya untuk melayani kebutuhan daerah-daerah yang sulit dijangkau oleh transportasi lain dan hanya mampu dijangkau oleh transportasi udara.

Sementara itu, Station Manager Trigana Air, Roni Kartika menjelaskan, Trigana sendiri telah menyiapkan tiga unit pesawat Kargo untuk subsidi angkutan udara, Bulog dan juga umum.

Sesuai kontrak, penerbangan subsidi kargo ini sendiri dijadwalkan akan berjalan tiga kali dalam seminggu dengan kapasitas angkut maksimal 14 ton sekali jalan.

Kepala Unit Penyelenggara Bandar Udara (UPBU) Mozes Kilangin (Timika), Ambar Suryoko menjelaskan, penerbangan perdana ini mengangkut barang-barang mulai dari sembako hingga bahan bangunan sesuai dengan kebutuhan masyarakat di Wamena.

Sementara itu, Kepala Kantor Otoritas Bandar Udara Wilayah X, Usman Effendi menjelaskan, penerbangan perdana maskapai berkode IL dengan pesawat jenis Boeing 737-300 dengan kontrak program subsidi angkutan udara kargo melayani rute Timika - Wamena Papua.

trigana-air-perdana-TMK-WMN-inside.jpg#asset:20586

Pesawat ini, mengangkut sebanyak 14 ton berupa barang kebutuhan pokok dan barang penting ke Wamena melalui program jembatan udara hasil konektivitas Tol Laut.

Dalam hal pengiriman kargo bersubsidi ke masyarakat, kata Usman, kami akan mengawasi secara ketat agar program pemerintah tersebut tidak salah sasaran. Sebelum barang dikirim akan melalui pemeriksaan oleh petugas sesuai dengan aturan yang berlaku. "Hal ini dilakukan, untuk menjaga dari oknum-okum nakal yang akan memanfaatkan kargo subsidi untuk kepentingan bisnis atau mencari keuntungan pribadi,” katanya.

Author: Martin Jop
GO Ina

Produk ini hanya tersedia di Shopee dan beberapa e-commerce yang bekerja sama dengan SICepat Ekspres.

Details
February 23, 2020

Penerbangan subsidi kargo ini dijadwalkan akan berjalan 3 kali/seminggu dengan kapasitas angkut 14 ton sekali jalan

Details
February 12, 2020

Kerjasama ini untuk mendukung peningkatan konektivitas dan distribusi barang ke berbagai wilayah di Indonesia, serta bisnis kargo udara APLog

Details
January 23, 2020

FastPOS sebagai 3PL dari TaniHub Group dalam memperkuat layanannya sebagai startup agritech dan memberi dampak pada masyarakat luas.

Details
January 14, 2020

GENERAL NEWS