Monday, 28 August 2017
Pembangunan Bandara Kulon Progo Mendukung Destinasi Wisata Kawasan Borobudur

Pembangunan Bandara Internasional Kulon Progo selain membangun konektivitas di wilayah DI Yogyakarta juga dalam rangka mendukung destinasi wisata kawasan Candi Borobudur yang merupakan salah satu dari 10 Kawasan Nasional Pariwisata Nasional. Hal tersebut disampaikan Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi saat memberikan paparan dengan tema "Seminar Bandara Kulon Progo dan Akselerasi Pembangunan Ekonomi Yogyakarta" di Yogyakarta, Jumat (25/8).

"Hari ini saya ada di Yogyakarta dalam rangka mensupport kegiatan Kulon Progo. Satu inisiatif yang luar biasa yang diharapkan bisa membangun pariwisata Yogyakarta Borobudur di mana ini menjadi suatu kekuatan yang menjadi destinasi wisata kedua dari Indonesia," ujar Menhub.

Lebih lanjut Menhub menjelaskan program konektivitas tidak hanya mendukung destinasi wisata tetapi juga menghubungkan dua bandara melalui jalur kereta api.

"Program konektivitas wilayah tersebut juga menghubungkan antara Bandara Adi Sucipto di Yogyakarta dengan Adi Sumarmo di Surakarta dengan jalur kereta api. Selain mendukung Destinasi Wisata Kawasan Borobudur konektivitas antar kedua bandara tersebut saat ini sangat penting dalam rangka solusi jangka pendek untuk membagi kapasitas penumpang di Bandara Adi Sucipto," terang Menhub.

Menhub mengatakan telah melakukan pembahasan dalam upaya percepatan pembangunan bandara Kulon Progo.

"Saya telah meminta kepada BPKP bersama dengan Direktorat Jenderal Perhubungan Udara, PT. Angkasa Pura I untuk melakukan pembahasan teknis terkait draft Perpres Percepatan Bandar Udara Kulon Progo," kata Menhub.

Selain itu, Menhub juga meminta Kementerian Pekerjaan Umum & Perumahan Rakyat dan PT. Kereta Api Indonesia untuk mendukung akses ke Bandara Kulon Progo.

"Saya meminta kepada Kementerian PUPR agar dapat difasilitasi dengan prasarana jaringan jalan tol serta meminta kepada PT. KAI untuk melakukan studi kereta bandara yang menghubungkan Bandara Udara dengan Kota DI. Yogyakarta yang berjarak kurang lebih 41 Km," ujar Menhub.

Ke depan Menhub berharap Pemerintah Daerah Kabupaten Kulon Progo dapat memanfaatkan lokasi kawasan di sekitar bandara untuk dijadikan kawasan komersil seperti perumahan perkantoran, pergudangan atau industri.

"Kawasan sekitar bandara dapat dimanfaatkan sehingga meningkatkan perekonomian lokal dan mendukung keberlangsungan hidup kawasan sekitar bandar udara seperti konsep kawasan Aerotropolis atau Airport City," jelas Menhub.

Menurut Menhub pembangunan bandara Kulon Progo dapat memberikan kesempatan semua pihak untuk dapat berusaha.

"Kita akan bangun (bandara Kulon Progo), Insya Allah 2019 sudah bisa dioperasikan dan yang baik adalah Kulon Progo tidak didanai oleh APBN tetapi oleh Swasta," pungkas Menhub.

Author: Martin Jop
GO Ina

Mencerminkan semangat J&T Express dalam 7 tahun memberikan pelayanan logistik pengiriman dan penggunaan teknologi demi mencapai operasional yang efisien

Details
November 30, 2022

Dengan selebrasi bersama JD Worldwide, JD.ID, dan JDL Express Indonesia bisa terus memberikan pelayanan terbaik, terpercaya dan diandalkan, untuk pelanggan

Details
November 19, 2022

Kemitraan berfokus pada eksplorasi penggunaan cloud Microsoft dalam mendukung transformasi digital Posindo, khususnya di bidang logistik

Details
November 17, 2022

Penghargaan ini didapat dari hasil survei Nielsen di 6 kota besar, yang mewakili lebih 20 juta konsumen kelas sosial ekonomi menengah dan atas.

Details
November 15, 2022

GENERAL NEWS