Thursday, 21 May 2020
Kembali Beroperasi, Cardig Air Terbangi Rute HLP-PKU

Joshua Wempie dan Adji Gunawan di acara inagurasi kembalinya beroperasi Cardig Air di Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta, Senin, 18 Mei (dok. jas)


Setelah lama tidak beroperasi, Cardig Air selaku maskapai penerbangan kargo di Indonesia melakukan penerbangan perdana pada Senin (18/05/2020) dengan rute Bandara Halim Perdanakusuma (HLP) menuju Bandara Sultan Syarif Kasim II, Pekanbaru (PKU).

Cardig Air membawa 16 ton general kargo menggunakan pesawat baru Boeing 737-400. Untuk selanjutnya Cardig Air akan terbang HLP - PKU sebanyak 3 kali seminggu. Dengan 2 pesawat kargo yang dimiliki, Cardig Air juga melayani penerbangan berjadwal ke Ujung Pandang dan Balikpapan.

Joshua Wempie, Wakil President Direktur Cardig Air mengatakan bahwa Cardig Air optimis dan akan terus mengembangkan layanan penerbangannya.

"Pandemi Covid-19 ini tidak menyurutkan semangat kami. Tahun ini kami melakukan terobosan penerbangan kargo domestik dan tidak menutup kemungkinan akan dikembangkan ke kargo internasional," kata Joshua.

Seperti diketahui bahwa Presiden Joko Widodo telah menekankan soal arus logistik, dengan meminta pemerintah pusat dan pemerintah daerah menjamin kelancaran distribusi logistik selama pandemi virus corona atau Covid-19.

cardig-air_reoperation.jpg#asset:21777

Adji Gunawan, Direktur Utama JAS Airport Services (JAS) yang menangani Cardig Air, mengatakan bahwa pihaknya sangat mendukung pemerintah terkait arus logistik, "Sebagai bagian dari mata rantai logistik, kami menyediakan alat-alat penunjang (GSE) dan SDM yang cukup sehingga kargo bisa cepat keluar dari gudang JAS,” katanya kepada Cargo Times.

Selama pandemi Covid-19, sejak Maret 2020 JAS telah menangani total 213 ribu ton kargo untuk berbagai pihak seperti BNPB, Menko Maritim dan Investasi, Kementerian Kesehatan, Kementerian Dalam Negeri, Kementerian Pertahanan, Basarnas, berbagai rumah sakit, dan lainnya. Jenis kargo yang datang ke Indonesia terkait Covid-19 seperti ventilator, masker, thermogun, APD, test kit, obat-obatan sampai aneka vitamin.

Informasi tambahan, data dari JAS menunjukkan walau telah menurun frekwensinya, pesawat komersial domestik dan internasional masih tetap beroperasi sampai saat ini. Sebagian besar pelanggan JAS tidak mengangkut penumpang melainkan kargo udara, seperti All Nippon, Cathay Pacific, Singapore Airlines, EVA Air, Asiana, Qatar, Emirates, Malaysian Airlines, Airfast, K-Mile, MyIndo, dan Tri MG.

Author: Eko Nugroho
GO Ina

Layanan ini memberikan kemudahan dan keuntungan bagi para online seller dalam melakukan transaksi pengiriman menggunakan produk TIKI.

Details
July 4, 2020

Penerbangan berjadwal pasca hibernasi ini, nantinya akan dilanjutkan dengan penambahan frekuensi secara bertahap dan pengoperasian rute-rute lainnya.

Details
June 21, 2020

KirimAja yaitu layanan pengiriman barang berbasis aplikasi digital ke sejumlah destinasi penerbangan Garuda dan Citilink maupun pengiriman wilayah Jabodetabek

Details
June 14, 2020

Pengiriman melonjak merupakan imbas dari peraturan pemerintah untuk beraktivitas di rumah termasuk meniadakan mudik Lebaran

Details
June 9, 2020

GENERAL NEWS