Thursday, 26 April 2018
TIKI Perluas Peluangnya di Pasar UMKM dengan Menjadi Mitra Resmi Pengiriman di Event Inacraft 2018

(kiri-kanan) Titi Oktarina, President Director TIKI; Ahmad Ferwito, Operation Director TIKI (belakang petugas TIKI); Tomy Sofhian, Managing Director TIKI; Th. Nia Handayani, Business Support Director TIKI; dan Ester Wiraseputra, Vice President Director TIKI, sedang mengamati petugas TIKI yang sedang melayani peserta pameran Inacraft 2018 (doc. mar)



PT Citra Van Titipan Kilat (TIKI), perusahaan jasa pengiriman terkemuka di Indonesia, agresif dalam memperluas bisnisnya di pasar Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) dengan ikut menjadi mitra pengiriman resmi dan satu-satunya di dalam penyelenggaraan International Handicraft Trade Fair (Inacraft) 2018. Pameran kerajinan bertaraf internasional, yang kebanyakan pesertanya adalah UMKM ini diselenggarakan pada 25 – 29 April 2018 di Jakarta Convention Center, Jakarta.

Oleh karenanya, TIKI memastikan kelancaran dan kemudahan transaksi pengiriman selama 5 hari itu dengan mendirikan 6 (enam) drop-off booth yang tersebar di seluruh area pameran.

Tidak hanya itu, TIKI memberikan diskon hingga 20 persen untuk transaksi pengiriman selama pameran.

Booth TIKI disediakan antara lain: untuk mengakomodasi lonjakan permintaan pengiriman selama pameran, menyediakan fasilitas pengiriman domestik dan internasional, layanan pengemasan ulang gratis, layanan asuransi untuk para peserta pameran, dan layanan pelacakan yang real time dengan menggunakan aplikasi "TIKI app".

Sebagai info, dengan aplikasi "TIKI App", para peserta pameran (atau users) dapat mengetahui besaran biaya pengiriman, memilih jenis layanan pengiriman TIKI, dan melakukan pelacakan secara real time status barang kirimannya. Cukup dengan mengunduh aplikasi "TIKI App" dari telepon genggam, users juga dapat mengakses layanan Jemput Online (JEMPOL) yang merupakan salah satu fasilitas unggulan TIKI yang memungkinkan users dapat melakukan pemesanan dimanapun dan kurir TIKI akan datang untuk menjemput barang kiriman di lokasi yang ditetapkan oleh users.

“Selama 48 tahun eksistensi bisnisnya, TIKI selalu menempatkan pengalaman terbaik pelanggan sebagai prioritas utama dalam melakukan inovasi layanan dengan mengikuti perkembangan jaman. Era digital saat ini telah mengubah cara perusahaan berinteraksi dengan pelanggannya, dan TIKI berkomitmen untuk menjadi jasa pengiriman yang menempatkan teknologi sebagai basis kekuatan layanan perusahaan,” Tomy Sofhian, Managing Director TIKI menjelaskan kepada media di booth utama TIKI di pameran Inacraft 2018 (25/04).

Menurutnya, keikutsertaan TIKI yang pertama kali di Inacraft adalah bagian dari strategi bisnis perusahaan untuk mencapai target pertumbuhan bisnis di pasar UMKM. "Tahun ini, TIKI menargetkan peningkatan pertumbuhan pendapatan di sektor UMKM (Retail) sebesar 25 persen dengan total pertumbuhan jumlah pelanggan UMKM hingga dua kali lipat dibandingkan tahun lalu."

Selain fokus pada layanan dan inovasi produk, TIKI juga berkolaborasi dengan berbagai mitra untuk memberikan pembekalan bagi UMKM melalui workshop, seminar dan pelatihan. "Koloborasi ini terkait aspek-aspek penting dalam pengiriman, dan membuka dialog untuk memahami kendala-kendala yang sering mereka alami, terutama masalah packaging barang, serta bagaimana jasa pengiriman dapat membantu memberikan solusi,” Tomy menjelaskan dengan contoh workshop atau pelatihan UMKM yang pernah diadakan TIKI di beberapa kota.

Selama beberapa tahun terakhir, TIKI fokus dalam mengembangkan bisnisnya di pasar UMKM. Dalam mendukung perkembangan bisnis UMKM ini, TIKI berkomitmen menjadi mitra pengiriman yang andal, cepat, dengan biaya yang hemat dan menyediakan berbagai fasilitas layanan yang memudahkan pelanggan termasuk layanan pengambilan (pick-up) dan drop-off. Selain layanan JEMPOL, TIKI juga memiliki layanan drive thru dan drop-off 24 jam untuk lebih memperbanyak kanal bagi pelanggan TIKI untuk melakukan pengiriman tanpa perlu terkendala waktu.

Selain fasilitas layanan tersebut, TIKI memiliki delapan (8) produk layanan utama pengiriman: 1) Economy Service (ECO), 2) International Service (INT), 3) Over Night Service (ONS), 4) Same Day Service (SDS), 5) Holiday Service (HS), 6) Regular Service (REG), 7) Two Days Service (TDS), dan 8) Trucking Service (TRC).

Saat ini TIKI memiliki lebih dari 3.000 gerai yang tersebar di 65 kota besar dan 453 kabupaten di seluruh Indonesia, dengan didukung oleh 4000+ armada transportasi.

Author: Martin Jop
GO Ina

TIKI juga menghimbau para pelanggannya menggunakan layanan JEMPOL (Jemput Online) untuk menghindari antrian di gerai.

Details
April 6, 2020

Untuk mengurangi beban operasional itu, sejumlah maskapai melakukan beberapa kebijakan penghematan dan pengurangan. Seberapa besar mereka melakukan ini?

Details
April 2, 2020

Adanya pembatasan ini, maskapi diminta mempersiapkan pengalihan kegiatan operasional agar pelayanan kepada penumpang lancar.

Details
March 28, 2020

TIKI juga punya layanan Pengemasan dan Pengemasan Ulang untuk memastikan pengemasan barang kiriman sesuai standar IATA.

Details
March 25, 2020

GENERAL NEWS