Breaking News:
Sunday, 19 November 2023
Indonesia AirAsia Raih Kinerja Positif Pasca Recovery, Pendapatan Tumbuh hingga 97%

kiri-kanan: Reza Viryawan - Komisaris, Sabam Hutajulu - Komisaris Independen, Veranita Yosephine Sinaga - Direktur Utama PT AirAsia Indonesia Tbk, Jurry Soeryo Wiharko, Direktur PT AirAsia Indonesia Tbk)

PT Indonesia AirAsia Tbk. (Indonesia AirAsia), menyatakan bahwa tahun 2023 merupakan fase recovery dunia aviasi Indonesia. Ini tercermin dengan pencapaian kinerja positif keuangannya pada kuartal ketiga tahun 2023 yang perlahan mulai pulih dari dampak pandemi, sehingga meningkatkan pertumbuhan industri penerbangan Indonesia, baik rute domestik maupun internasional.

Tercatat hingga akhir September 2023, Indonesia AirAsia mencatatkan pertumbuhan pendapatan hingga 97%, mencapai Rp 4,9 Triliun dibandingkan dengan Rp 2,5 Triliun pada periode yang sama tahun sebelumnya. Peningkatan ini dapat diatribusikan pada pemulihan penuh dari dampak pandemi dan meningkatnya minat masyarakat untuk melakukan perjalanan.

"Kami sangat senang dengan pencapaian ini, terutama dengan kembali bergairahnya industri aviasi di Indonesia, sehingga Indonesia AirAsia dapat terus menjadi salah satu moda pilihan transportasi masyarakat. Bersamaan dengan itu, Indonesia AirAsia juga mencatatkan kinerja yang tumbuh secara perlahan namun positif yang ditopang juga dengan kerja keras dan dedikasi seluruh tim, serta dukungan pelanggan yang tak tergantikan. Kami optimis bahwa pencapaian ini akan menjadi landasan yang kokoh untuk meraih kesuksesan yang lebih besar di masa mendatang," kata Veranita Yosephine, Direktur Utama Indonesia AirAsia, di Jakarta, Kamis (16 Nop).

Dari segi statistik operasional, Indonesia AirAsia mencatat peningkatan signifikan. Dengan penambahan pesawat yang beroperasi dari 16 menjadi 23 pesawat, kapasitas meningkat hingga 95%, dan jumlah penumpang naik hingga 4,5 juta per September 2023. Dalam upaya meningkatkan pelayanan kepada penumpang, maskapai juga berhasil mengoperasikan 35 rute penerbangan, terdiri dari 14 rute domestik dan 21 rute internasional, dengan total frekuensi mencapai 400 penerbangan setiap minggu.

Selain adanya peningkatan pendapatan, tahun 2023, Indonesia AirAsia berhasil memperbaiki EBITDA-nya dari Rp -718 Miliar menjadi Rp -30 Miliar. Ini mencerminkan upaya perusahaan dalam mengelola efisiensi operasional.

Tahun ini juga menandai pencapaian berbagai kegiatan dan inisiatif strategis. Indonesia AirAsia berhasil meluncurkan livery Danau Toba pada salah satu pesawatnya bersama Tobatenun, BPODT, dan InJourney, berkolaborasi dengan pihak pariwisata Australia Bagian Barat untuk rute internasional, membuka rute penerbangan langsung Jakarta menuju Kuching yang bekerjasama dengan Kementerian Transportasi Sarawak, Badan Pariwisata, serta membuka rute-rute baru, baik domestik maupun internasional, yang telah mendukung ekspansi perusahaan.

Sebagai langkah lanjutan, tahun 2024, Indonesia AirAsia telah menetapkan tujuan ambisius, yaitu rencana mengoperasikan 32 pesawat, memaksimalkan pendapatan, dan memperkuat hub utamanya di Jakarta dan Denpasar.

Author: Martin Jop
GO Ina

TIKI mengevaluasi kinerja station dan sales counter yang memberikan kemudahan akses dan letak strategis menjangkau pelanggan TIKI.

Details
February 13, 2024

Dengan Garuda Indonesia, diharapkan pengiriman LHO cepat, sehingga dapat membantu lebih banyak pasien yang membutuhkan di berbagai wilayah di Indonesia.

Details
February 10, 2024

Pesawat ini nanti akan dicarter oleh perusahaan tambang mineral terbesar di Indonesia, PT Freeport Indonesia, untuk mengangkut karyawan dan keluarga karyawan

Details
February 8, 2024

Donasi berasal dari sebagian dana apresiasi perusahaan untuk para karyawan tahun 2023, yang diambil sebesar 1% dari 9% dana yang diterima karyawan.

Details
January 25, 2024

GENERAL NEWS